alexametrics

Tender Pengadaan Ribuan Unit CCTV Baru di Surabaya Terganjal Aturan

13 Mei 2022, 11:00:56 WIB

JawaPos.com– Pemasangan 1.944 unit closed circuit television (CCTV) di area perkampungan Surabaya tertunda. Penyebabnya, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Surabaya kesulitan dalam menemukan penyedia CCTV lokal yang memenuhi spesifikasi.

Berdasar aturan tingkat komponen dalam negeri (TKDN), pemerintah meminta Pemkot Surabaya membeli barang dan jasa dari dalam negeri untuk membangkitkan perekonomian.

Kepala Diskominfo Surabaya M. Fikser mengatakan, pemkot berencana memasang CCTV di setiap RW. Fungsinya, memberikan rasa aman bagi warga. Masing-masing RW bakal mendapat jatah dua kamera pengintai.

Sesuai perencanaan, 486 RW di metropolis bakal dipasangi CCTV. Total kamera pengintai yang dibeli pemkot mencapai 1.944 unit. Program itu menelan anggaran Rp 10,9 miliar.

Fikser mengatakan, program tersebut diusulkan sejak tahun lalu lewat forum musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) serta dihimpun dari aplikasi pokok pikiran (pokir). Namun, realisasi program tersebut mundur karena pandemi. Tahun ini pemkot berupaya memenuhi permintaan warga itu.

Serangkaian tahapan sudah berjalan. Bulan lalu proses lelang pengadaan CCTV itu dimulai. Akhirnya, lelang ditunda karena terkendala syarat TKDN yang harus dipenuhi. ”Lelang ditunda karena yang mau kita pesan kamera dengan spesifikasi 4 megapiksel. Sementara yang ada di pasaran dalam negeri hanya 2 megapiksel. Selain itu, vendornya tidak boleh satu,” terang Fikser.

Editor : M. Sholahuddin

Reporter : gal/c6/aph

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads