alexametrics

Taati PPKM, Beberapa Mal di Surabaya Tutup Satu Jam Lebih Awal

13 Januari 2021, 19:08:56 WIB

JawaPos.com–Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Surabaya diberlakukan mulai Senin (11/1). Salah satu yang menjadi fokus utama PPKM Pemerintah Kota Surabaya adalah jam tutup mal. Hal itu untuk menekan jumlah penyebaran Covid-19.

Dari pantauan JawaPos.com di Royal Plaza, mal yang berada di Jalan Ahmad Yani, pengunjung tampak sepi. Beberapa outlet juga memilih tutup.

Menurut Indah Ayu Fitriani, 24, salah satu pegawai outlet, sejak pukul 18.00, beberapa tenant sudah melakukan close order. Tidak sedikit dari mereka yang mengeluarkan promo untuk clearance.

”Terus, jam 19.00 sudah mulai bersih-bersih. Jam 19.30 sudah tutup. Jadi jam 20.00 sudah nggak ada kegiatan lagi,” tutur Indah Ayu Fitriani ketika ditemui pada Rabu (13/1).

Sementara itu, banyak dari pengunjung yang datang sudah memenuhi standar protokol kesehatan. Beberapa memuji keseriusan mal dalam mematuhi aturan PPKM.

Salah satunya Ira Hartiningtyas, mahasiswa asal Sidoarjo. Dia melihat terdapat perbedaan sebelum dan sesudah PPKM.

”Biasanya banyak yang datang. Datang kedua kali selama pandemi. Bagus jadi sudah bisa memenuhi aturan,” ujar Ira Hartiningtyas.

Hal serupa disampaikan Julio Krisna Mahendarta, pengajar SMP yang mengaku sudah mengetahui informasi PPKM dari sosmed. Dia senang pemerintah bergerak cepat untuk menekan jumlah penderita Covid-19.

”Hanya saja, pemerintah harus lebih memfasilitasi usaha mikro yang tutup lebih awal. Takutnya ekonomi nggak stabil,” kata Julio.

Dia juga menyoroti jam buka yang lebih terbatas, akan berpengaruh pada pendapatan warga. Hal itu harus menjadi fokus untuk diantisipasi pemerintah.

”Sementara kalau tutupnya cepat, pendapatan bakal berpengaruh. Harus bisa difasilitasi demi kemaslahatan. Jangan cuma mikir menekan Covid-19, tapi juga mikir kondisi ekonomi,” ucap Julio.

Hal yang sama terlihat di Tunjungan Plaza Surabaya. Di mal yang berada di pusat kota tersebut, hampir seluruh tenant mulai tutup pada pukul 19.30. Bahkan, lampu juga mulai dimatikan sejak pukul 20.00.

Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Jatim Sutandi Purnomosidi mengatakan, perihal jam buka dan tutup tersebut pihaknya telah melakukan sosialisasi ke semua mal di Surabaya.

”Jam buka tetap, jam 11.00 dan jam tutup 20.00. Tempat makan disesuaikan semuanya. Jadi harus 25 persen dari jumlah total. Imbauannya begitu, saya yakin mereka sudah paham. Jadi sudah menyesuaikan,” terang Sutandi.

Ketika ditanya soal evaluasi PPKM selama 3 hari terakhir, Sutandi mengatakan, pihaknya selalu mengingatkan dan menyosialisasikan. Sehingga, pihaknya akan mengingatkan sejak pukul 7 malam. ”Sejauh ini, saya lihat PPKM dilakukan sudah baik. Dari tenant sendiri, mereka nggak ada masalah atau protes. Sudah paham sendiri,” kata Sutandi.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : rafika


Close Ads