alexametrics

Rp 26 M untuk Underpass Terminal Joyoboyo-Kebun Binatang Surabaya

12 November 2019, 17:48:49 WIB

JawaPos.com – Pembangunan terowongan bawah tanah untuk menyambungkan terminal intermoda Joyoboyo (TIJ) dengan Kebun Binatang Surabaya (KBS) dimulai tahun depan. Dinas perhubungan (dishub) menyiapkan anggaran Rp 26 miliar. Anggaran itu hanya untuk membangun underpass. Tanpa pembebasan lahan.

Kepala Dishub Surabaya Irvan Wahyudrajat mengatakan, rencana itu sudah matang. Anggaran Rp 26 miliar sudah dituangkan dalam APBD 2020. ’’Kalau bisa kami lelang awal tahun. Januari atau Februari. Jadi, bisa segera dikerjakan,’’ tuturnya.

Menurut rencana, underpass tersebut dibangun sepanjang 150–170 meter. Bergantung kondisi lahan bawah tanah yang akan digali. Konstruksinya dibuat untuk pejalan kaki. Jadi, lebarnya akan disesuaikan dengan kapasitas pengunjung.

Desain underpass selesai akhir tahun ini Berdasar rancangan desainnya, pintu terowongan dimulai dari samping utara gedung TIJ sampai tembus ke pintu sisi selatan KBS. ’’Itu (pintu selatan KBS) sekarang kan sudah dibuka. Jadi, nanti langsung disambungkan ke situ,’’ kata Irvan.

Irvan menyatakan, pembangunan jalur bawah tanah tersebut dibuat dengan sangat efektif. Fokus pembangunannya adalah jalur bawah tanah. ’’Jadi, diupayakan tidak ada pembebasan lahan,’’ ucapnya.

Selain memerlukan anggaran yang lebih besar, pembebasan lahan yang berarti menggusur rumah penduduk kerap memunculkan pro-kontra. Karena itu, Irvan memastikan tidak ada penggusuran untuk membangun underpass. ’’Bisa itu, pasti bisa. Jadi, nanti langsung jalurnya ke pintu sisi selatan KBS,’’ jelasnya.

Bagaimana teknis pembangunan underpass tanpa menggusur rumah penduduk sekitar? Irvan tidak mau berandai-andai. Yang jelas, rancangannya sudah ada. Termasuk skema rekayasa lalu lintas yang disiapkan selama pembangunan berlangsung.

Namun, hal itu akan diumumkan setelah ada pemenang lelang awal tahun depan. Rancangan dari dishub bakal diserahkan ke pihak rekanan untuk ditelaah dan direalisasikan. ’’Nanti itu teknisnya kita bahas bersama rekanan setelah lelang,’’ ucapnya.

Di sisi lain, progres pembangunan TIJ dinilai sudah sesuai target. Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dishub Ridlo Noor Wahab memastikan proyek tersebut akan selesai tepat waktu. Kontraktor tinggal memasang instalasi listrik, air, dan beberapa persiapan lain. Misalnya, uji coba lift, kamera CCTV (closed circuit television), dan kelengkapan gedung lainnya.

Menurut Ridlo, tidak ada masalah dalam pembangunan fisik. Musim hujan yang diprediksi segera tiba dipastikan tidak mengganggu pekerjaan. ’’Karena konstruksi bangunan fisiknya sudah selesai. Tinggal yang kecil-kecil saja. Insya Allah Desember sudah siap diresmikan,’’ paparnya.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : adi/c15/ano



Close Ads