alexametrics

Pendaftaran CPNS Pemprov Jawa Timur: Akses Lemot pada Jam-Jam Tertentu

12 November 2019, 11:55:21 WIB

JawaPos.com – Pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) dibuka kemarin. Masyarakat mulai mengakses laman yang disiapkan pemerintah. Banyaknya pengangkes mengakibatkan jaringan tersebut lemot pada jam-jam tertentu.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Timur Anom Surahno mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap perekrutan tersebut sangat besar. Itu dilihat dari aktivitas masyarakat membuka laman resmi perekrutan tersebut. ”Jaringannya menjadi padat,’’ ucapnya.

Laman yang dimaksud adalah https://sscasn.bkn.go.id atau https://sscn.bkn.go.id. Anom mengungkapkan, pengunjung laman masih sebatas mengunduh draf ketentuan dan persyaratan. Mereka belum melakukan pendaftaran. ”Apalagi, akses pendaftaran masih lambat pada jam-jam tertentu,’’ ucapnya.

Karena itu, dia menyarankan calon peserta menyiapkan semua berkas dalam satu file. Baik file scan maupun lainnya. Saat jaringan lancar, kata Anom, peserta bisa meng-upload semua file tersebut. ”Pada jam kerja sangat padat, lebih baik dikirim malam hari,’’ imbuhnya.

Anom berharap, masyarakat yang ingin mengikuti perekrutan CPNS bisa menyiapkan diri semaksimal mungkin. Prosedur, alur, dan beberapa penjelasan lain ditampilkan pada laman tersebut. ”Ikuti aturan yang sudah ditetapkan, jangan mencoba cara lain,’’ tegasnya.

Pernyataan senada diucapkan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Dia menegaskan bahwa perekrutan CPNS menggunakan sistem online. Proses seleksi dilaksanakan secara profesional. ”Jangan percaya dengan oknum yang memanfaatkan keadaan,’’ tuturnya.

Memang, perekrutan CPNS selalu diwarnai perilaku oknum. Mereka mengaku bisa memasukkan menjadi PNS dengan mudah. Ada juga yang menjanjikan peserta diterima dengan sejumlah imbalan. Pekan lalu, Khofifah sudah mengingatkan masyarakat untuk tidak percaya dengan kabar tersebut. ”Sekali lagi, saya minta jangan ada yang tergiur dengan tawaran itu.”

Dia juga mengatakan pelaksanaan tes menggunakan sistem computer assisted test (CAT). Sistem tersebut sangat objektif. Peserta bisa langsung mengetahui perolehan nilainya. ”Sistem ini meminimalisasi praktik kecurangan,’’ katanya.

Semua serbatransparan. Pemerintah ingin mendapatkan bibit ASN yang profesional. Karena itu, Khofifah akan turut memantau semua proses yang berlangsung di daerah.

Pemerintah Provinsi Jatim berencana merekrut 1.817 pegawai. Dari jumlah tersebut, tenaga pendidik memiliki porsi paling besar.

Sebenarnya, Pemprov Jatim mengusulkan kuota penerimaan sekitar 2 ribu orang. Hasilnya, pemerintah pusat hanya mengabulkan 1.817 personel. Dari jumlah tersebut, tenaga pendidik memiliki porsi 1.133 orang.

Sesuai jadwal, November hingga Desember merupakan pendaftaran dan verifikasi. Peserta yang lolos akan menjalani tes pada Februari 2020. Pengumuman kelulusan dilaksanakan tahun depan.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : riq/c25/end



Close Ads