alexametrics

SIG Latih Puluhan Peternak Binaan untuk Hasilkan Energi Alternatif

12 Oktober 2021, 16:01:56 WIB

JawaPos.com – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SIG) mengadakan pelatihan peternakan terpadu kepada para peternak binaan mereka. Pelatihan dilakukan pada Senin (27/9/2021) hingga Selasa (28/9/2021) lalu di tiga lokasi, yakni di pabrik SIG Rembang, Tuban, dan Gresik.

Total, ada 31 orang dari 13 Desa dan Kelurahan yang berasal dari 9 Kecamatan di Kabupaten Gresik yang mengikuti kegiatan ini. Pelatihan ini juga dilaksanakan bekerjasama dengan Konsultan dari IPB Bogor.

Pelatihan peternakan terpadu SIG di Tuban, Jawa Timur. (Dok. SIG)

General Manager of CSR SIG Edy Saraya menuturkan bahwa pelatihan tersebut diberikan agar para peternak binaan bisa mengasah kemampuan dan kompetensi mereka dalam membudidayakan hewan-hewan ternak, baik itu sapi, kambing dan ayam.

Edukasi tentang pengolahan limbah peternakan juga diberikan dalam pelatihan ini, agar para peternak bisa memaksimalkan kotoran ternak sebagai energi alternatif. Kotoran yang diolah ini nantinya bisa digunakan untuk pupuk dan biogas dalam menunjang berbagai kebutuhan rumah tangga, seperti memasak dan hal-hal lainnya.

“Dengan demikian, para peternak bisa menghasilkan energi gas dari limbah peternakan yang dulunya terbuang sia-sia,”ujar Edy.

SIG melakukan pelatihan peternakan terpadu di Gresik, Jawa Timur. (Dok. SIG)

Edy menambahkan, ia berharap pelatihan ini bisa membuat para peternak bisa menikmati hasil budidaya dan pengolahan limbah hasil usaha mereka sendiri.

“Hal ini nantinya akan memunculkan desa mandiri, sebagaimana yang diharapkan SIG. Ini adalah bentuk komitmen SIG sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, khususnya di kalangan peternak dan petani,” kata Edy.

Lebih lanjut, kata Edy, pelatihan ini juga diharapkan bisa membantu untuk memutar siklus perekonomian masyarakat di sana.

Sesi studi lapangan di Benowo, Surabaya, Jawa Timur. (Dok. SIG)

Edy pun berharap kegiatan ini bisa menjadi salah satu cara agar masyarakat bisa segera keluar dari situasi sulit akibat Covid-19. “Semoga kegiatan ini juga memunculkan usaha–usaha baru di sektor peternakan,” pungkas Edy.

Editor : Banu Adikara

Reporter : ARM

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads