alexametrics

Jual-Beli Daging Sapi di Pasar Gresik Tidak Terpengaruh PMK

12 Mei 2022, 09:30:12 WIB

JawaPos.com- Para pedagang daging sapi di Gresik cukup tenang menghadapi wabah penyakit mulut dan kaki (PMK) pada hewan ternak. Memang, wabah penyakit itu telah dikonfirmasi Kementerian Pertanian tidak berisiko bagi kesehatan manusia.

Sebagaimana diketahui, persebaran virus PMK cukup cepat. Hingga Rabu (11/5), sebanyak 1.243 ternak di sejumlah kecamatan di Gresik terkonfirmasi positif PMK atau bertambah 433 ekor dari hari sebelumnya.

Kendati demikian, sejauh ini perdagangan daging sapi masih aman. Kemarin siang, suasana stan daging di Pasar Baru Gresik (PBG) terlihat seperti hari biasa. Para pedagang tetap menyetok daging berlimpah dengan harga standar.

Kamisih, pedagang daging di PBG, menyebutkan, PMK tidak memengaruhi jual beli daging. Dia yang biasanya memiliki stok 25 kilo tetap menjual dengan jumlah yang sama. ’’Harganya pun normal Rp 110 ribu per kilo,’’ ucapnya.

Menurut dia, para pembeli juga demikian. Tidak ada yang waswas atau bertanya aneh-aneh soal PMK. ’’Senang saja, karena tidak berpengaruh ke pasar,’’ katanya.

Kamisih setiap hari mengambil daging sapi dari rumah pemotongan hewan (RPH) di kecamatan kota. Sesuai instruksi pemerintah, untuk mengawasi peredaran daging, pemotongan hanya diizinkan di RPH milik pemerintah.

Editor : M. Sholahuddin

Reporter : son/c18/diq

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads