alexametrics

Datangi Pasar Kapasan, Machfud Sebut Butuh Penataan

12 Maret 2020, 17:17:52 WIB

JawaPos.com – Kedatangan bakal calon wali kota (bacawali) Machfud Arifin ke Pasar Kapasan disambut baik oleh para pedagang. Mantan Kapolda Jatim itu menerima banyak keluhan. Salah satunya terkait dengan penataan stan yang dianggap kurang maksimal.

Kondisi pasar yang berlokasi di Jalan Kapasan itu memang belum tertata. Pedagang baju dan kain masih jadi satu. Termasuk pedagang barang lain. ”Kalau di PGS (Pusat Grosir Surabaya) kan lebih tertata. Di lantai bawah untuk barang-barang elektronik dan perlengkapan rumah lain, lantai berikutnya untuk pedagang tekstil dan sejenisnya. Jadi lebih enak,” kata Edi Suparno, salah seorang pedagang.

Menurut Edi, kondisi pasar tersebut juga butuh perbaikan. Banyak kerusakan yang dibiarkan hingga kondisinya makin parah. Kebersihan pasar juga menjadi persoalan. ”Pedagang maunya bersih. Tapi, yang ke pasar kan bukan hanya pedagang. Yang datang dari berbagai wilayah,” paparnya.

Dia mengharapkan perhatian dari pemerintah terkait kondisi tersebut. Jadi, Pasar Kapasan yang selama ini jadi jujukan orang untuk kulakan bisa lebih baik dan representatif. ”Kita ini sudah kalah jauh dengan PGS kalau dari segi kondisi,” jelasnya.

Hal senada diungkapkan Muniroh. Perempuan 48 tahun itu menilai kebersihan dan kenyamanan pasar menjadi salah satu masalah yang banyak dikeluhkan. Kondisinya juga panas. Tidak seperti di Darmo Trade Center (DTC) yang pasar tradisionalnya tetap difasilitasi dengan AC (air conditioner).

Dia juga meminta agar di Pasar Kapasan dipasang CCTV (closed circuit television). Tujuannya, mengantisipasi tindak kejahatan. Sebab, banyak pedagang yang sambat kehilangan barang, tetapi tidak pernah tahu siapa pelakunya. ”Kalau ada CCTV kan enak, bisa dilihat siapa yang ambil,” terangnya.

Dalam kegiatan itu, Machfud mengaku prihatin dengan kondisi pasar yang menjadi salah satu ikon Kota Pahlawan tersebut. Sebab, Pasar Kapasan merupakan salah satu tujuan para pedagang besar dari luar Kota Surabaya. ”Artinya, ini juga menjadi salah satu wajah kota ini,” tuturnya.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : adi/c10/ano



Close Ads