alexametrics

Belum Ada Formula yang Pas, Perbaikan Jalan Greges–Tambak Langon Batal

12 Februari 2020, 19:48:41 WIB

JawaPos.com – Perbaikan jalan yang ambles di ruas Greges–Tambak Langon, Asemrowo, tepatnya di depan pergudangan Nomor 61, meleset. Sebelumnya, PDAM Surya Sembada merencanakan perbaikan berjalan pada Kamis (6/2). Namun, kenyataannya tidak demikian. Pihak PDAM mengaku perbaikan ditunda hingga waktu yang tidak ditentukan.

”Kami belum bisa memastikan kapan perbaikan (jalan ambles, Red) senilai Rp 1,2 miliar itu bisa berjalan,” kata Manajer Humas PDAM Surya Sembada Adi Nugroho kemarin (11/2). Keputusan untuk mengubah waktu perbaikan bukan tanpa alasan. Adi menilai, sistem metode perbaikan yang direncanakan saat ini kurang tepat.

Sebab, dalam perencanaan, perbaikan jalan seluas 30 x 7 meter persegi memakan waktu selama 20 hari. Karena selain jalan yang ambles, jalan aspal di sebelahnya juga diperbaiki. Waktu tersebut dinilai sangat lama. Kemudian, ukuran alat berat yang digunakan untuk memasang sheet pile sangat besar. Alat tersebut membutuhkan lahan selebar 11 meter. Jika menggunakan alat berat tersebut, secara otomatis jalan ditutup total. Karena total lebar jalan hanya 12 meter.

Tentu penutupan jalan akan berdampak pada kemacetan arus lalu lintas. ”Apalagi, pengerjaan memakan waktu lama dan arus lalu lintas di sana (Jalan Greges, Red) sangatlah padat. Banyak truk besar yang melintas. Bisa dibayangkan bagaimana dampak kemacetannya,” ujarnya. Dia mengaku belum memastikan kapan perbaikan bisa berjalan. Sebab, sampai saat ini, sistem perbaikan masih dirancang.

Semua pihak dilibatkan dalam pembuatan sistem pengerjaan yang baru. Di antaranya, perwakilan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN). ”Semuanya kami libatkan. Karena selain sistem pengerjaan, pengaturan lalu lintas dinilai sangat penting,” ucap dia.

Mereka masih menimbang sebaiknya perbaikan dilakukan kapan. Jika dilakukan saat siang, dampak terhadap arus lalu lintas akan menjadi separah apa. Jika bisa memicu kemacetan parah, perbaikan akan berlangsung saat malam.

Terkait dengan perizinan, lanjut Adi, semuanya sudah selesai. Pihak kepolisian juga telah menyetujui dan siap untuk membantu. ”Kalau soal perizinan, sudah tidak ada masalah. Tinggal eksekusi. Tetapi, kami belum bisa memastikan. Yang pasti, perbaikan harus selesai kurang dari 20 hari,” paparnya.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : ian/c12/any


Close Ads