alexametrics
Hasil MTQ XXIX Tingkat Jawa Timur

Sidoarjo Runner Up, Gresik Posisi 4, Surabaya Gagal Tembus 10 Besar

11 November 2021, 07:21:44 WIB

JawaPos.com- Kafilah Kabupaten Gresik di MTQ XXIX Provinsi Jawa Timur memang mematok target kembali sebagai juara umum. Tentu begitu juga kabupaten/kota lain. Termasuk Sidoarjo, Surabaya, Tuban, bahkan Pamekasan sebagai tuan rumah. Namun, juara umum MTQ pada 2021 jatuh ke tangan kafilah dari Kabupaten Lamongan.

Lamongan menjadi juara umum MTQ XXIX dengan capaian poin sebanyak 122. Sedangkan Sidoarjo di posisi runner up meraih 121 poin. Artinya, hanya selisih satu poin saja antara Lamongan dengan Sidoarjo. Adapun Tuban yang pada 2019 lalu berhasil menjadi juara umum dan sebagai tuan rumah, kali ini harus puas di peringkat ketiga dengan torehan poin 113. Artinya, gagal mempertahankan status juara umum.

Bagaimana dengan Gresik? Pada pehelatan MTQ XXIX Jatim kali ini, Gresik mengirimkan jumlah kafilah cukup banyak. Yakni, 79 orang. Namun, keberuntungan belum perpihak. Mereka harus puas berada di tempat keempat. Capaian ini sama dengan saat gelaran MTQ di Tuban pada 2019 lalu. Gresik meraih poin 91.

Di ajang MTQ tingkat Jatim, selama ini, Gresik, Lamongan, Tuban, dan Sidoarjo memang seolah menjadi rival abadi. Kafilah dari empat daerah itu hampir selalu menempati top ten (10 besar). Mereka selalu berlomba-lomba menjadi yang terbaik di setiap kategori MTQ. Beberapa kabupaten/kota lain yang juga bagus adalah Jombang, Pasuruan, Kediri, dan Surabaya, dan wilayah Madura. Gresik sendiri sudah tiga kali juara umum berturut-turut. Yakni, pada 2013, 2015, dan 2017.

‘’Alhamdulillah, meski belum berhasil menjadi juara umum, namun posisi keempat sudah relatif baik. Terima kasih kepada seluruh peserta yang sudah berusaha tampil sebaik-baiknya. Juga, terima kasih atas doa dan dukungan dari masyarakat,’’ kata Kabag Kesra Pemkab Gresik Hamim kepada Jawa Pos, Rabu (10/11) malam.

Menurut Hamim, ada banyak hal yang menjadi perhatian bersama. Terutama menyangkut persiapan kafilah Gresik dalam menghadapi MTQ XXIX Jatim di Pamekasan. ‘’Praktis persiapan kita hanya sekitar 2,5 bulan dampak pandemi Covid-19. Ke depan, insya Allah jauh-jauh hari akan kita matangkan lebih baik lagi,’’ ujar pria yang baru menjabat Kabag Kesra akhir Agustus 2021 lalu itu.

Editor : M. Sholahuddin

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads