alexametrics

Turunkan Pengangguran, Khofifah Targetkan Serap 120 Ribu Pencari Kerja

11 September 2019, 19:19:47 WIB

JawaPos.com – Pemprov Jatim terus menekan tingkat pengangguran terbuka (TPT). Berbagai cara dilakukan. Mulai mengadakan job fair, menyebar mobile training unit (MTU) kepada masyarakat di pedesaan, hingga mengadakan pelatihan di balai latihan kerja.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan, target penurunan tingkat pengangguran juga masuk rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD). Yakni, target meningkatkan pertumbuhan ekonomi seiring dengan menurunkan TPT, terutama lulusan SMA dan SMK. ”Sebab, lulusan SMK menyumbang TPT tertinggi di Jatim,” ujarnya setelah membuka East Java Talent and Career Exhibition di JX International kemarin (10/9).

Salah satu upaya yang kini digagas adalah menyiapkan milenial job center (MJC) dan SMK pengampu. SMK pengampu tersebut hadir lantaran masih ada 55 persen SMK di Jatim yang belum memiliki laboratorium, bengkel, atau studio. ”Jadi, SMK pengampu masing-masing akan mengampu 5–6 SMK lain dengan jurusan serumpun,” tuturnya.

Kemarin pihaknya juga mengapresiasi mobile training unit (MTU) yang dipamerkan. Layanan mobil pelatihan gratis itu diformat mobile atau keliling sehingga bisa menjangkau desa-desa di pelosok Jawa Timur. Dengan begitu, para angkatan kerja bisa memiliki keterampilan dan keahlian di bidang tertentu.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Jawa Timur Himawan Estu Bagijo menyatakan, East Java Talent and Career Exhibition menyediakan 5.903 lowongan kerja. Harapannya, kegiatan itu bisa menyerap para tenaga kerja secara maksimal di dunia kerja. Sebab, saat ini tingkat pengangguran terbuka Jatim 3,83 persen atau 800 ribu para pencari kerja.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : puj/c12/end

Close Ads