alexametrics

Pemkot Surabaya Upayakan Seluruh Pelaku UMKM Miliki NIB

11 Januari 2022, 17:59:30 WIB

JawaPos.com- Imbas naiknya harga minyak goreng membuat pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kelimpungan. Termasuk pengusaha kerupuk Kelurahan Medokan Ayu, Surabaya. Kemarin (10/1) perangkat Kecamatan Rungkut mendata pelaku usaha yang terdampak kenaikan harga bahan pokok.

Salah satu rumah produksi kerupuk yang didatangi petugas adalah milik Lasimin, yang juga terdampak kenaikan harga minyak goreng curah. ’’Salah satu upayanya dari pemerintah pusat ada minyak bersubsidi, tapi kita tunggu saja mekanismenya bagaimana,’’ kata Camat Rungkut Habib.

Meski demikian, mantan lurah Simomulyo Baru itu mengupayakan agar para pelaku UMKM dan pemilik usaha lain melengkapi administrasi usaha. Setiap pelaku usaha memiliki legalitas hukum.

’’Ini surat izin usaha perdagangan (SIUP) sudah ada. Tinggal nomor induk berusaha (NIB),’’ ujarnya seusai meninjau rumah produksi kerupuk di Jalan Tambak Medokan Ayu.

Habib menjelaskan bahwa kenaikan harga minyak goreng, termasuk curah, juga dipengaruhi naiknya harga bahan baku. Dia meminta pengusaha, terutama yang ada di wilayah kerjanya, tidak menyerah. ’’Apalagi, banyak pedagang yang menggantungkan hidup dari rumah produksi ini kan,’’ ujarnya.

Misalnya, rumah produksi kerupuk milik Lasimin yang melibatkan 15 pekerja mengandalkan penghidupan dari produksi kerupuk. ’’Semoga harga minyak goreng segera turun agar UMKM kami di wilayah Rungkut ini tidak kolaps,’’ terangnya. Apalagi, kata dia, rumah produksi kerupuk sudah memiliki pangsa pasar tersendiri.

Editor : M. Sholahuddin

Reporter : zam/c7/ai

Saksikan video menarik berikut ini: