alexametrics

380 Km Pipa PDAM Surabaya Bermasalah, Butuh Anggaran Rp 400 Miliar

10 Desember 2019, 17:31:05 WIB

JawaPos.com – Bocornya pipa 450 milimeter milik PDAM di Wonokitri berimbas pada matinya aliran ke 30 ribu pelanggan. Dampaknya besar meski itu bukan pipa utama. Kejadian tersebut menjadi peringatan bagi PDAM untuk segera merealisasikan peremajaan pipa.

”Jika tidak diganti, pipa akan bocor terus. Waktu dan tenaga kita selama ini habis untuk mengurusi masalah itu,” ujar Direktur Operasional PDAM Surya Sembada Doddy Soedarjono kemarin (9/12).

Doddy menerangkan, PDAM sudah memetakan titik pipa yang harus diganti dan tak bisa ditawar lagi Dari 6.000 kilometer pipa yang sudah tertanam, 380 kilometer harus segera ditangani. Titik pipa itu sudah sering bocor. Satu titik ditambal, timbul kebocoran di titik lain. Doddy merasa PDAM tak seharusnya memikirkan hal itu terus. Ibarat kendaraan, PDAM sedang menjalankan mobil yang komponennya rusak di sana-sini. Jika tidak segera diganti, perusahaan tidak bisa melaju kencang. Bahkan hanya akan sibuk untuk perbaikan. Karena itu, pipa harus segera diremajakan.

Ada sejumlah faktor yang mengakibatkan pipa sudah tidak ideal lagi untuk dipakai. Yang paling berpengaruh adalah cara penanaman pipa. Di negara maju, pipa-pipa air diletakkan pada box culvert khusus sehingga tidak bersentuhan langsung dengan tanah. ”Kalau di Surabaya, pipa langsung ditanam di tanah. Dan, tanah Surabaya itu bersifat korosif. Di beberapa tempat, airnya asin,” kata alumnus Institut Teknologi Bandung (ITB) tersebut.

Karena itu, usia pipa tidak selalu menjadi penentu kelayakan. Bisa jadi, pipa peninggalan Belanda yang sudah berusia seabad tetap bisa digunakan karena proteksinya dilakukan dengan tepat. Bahan yang digunakan juga tahan korosi. Sebaliknya, pipa yang belum berusia 10 tahun bisa rusak cepat jika tidak diproteksi dengan benar.

Peremajaan pipa menjadi isu utama sejak Dirut PDAM Surabaya Mujiaman Sukirno menjabat dua tahun lalu. Namun, realisasinya terbentur anggaran. Untuk mengganti 380 kilometer pipa tersebut, dibutuhkan anggaran Rp 400 miliar. Untuk menuntaskan seluruh persoalan perpipaan, diperlukan setidaknya Rp 2 triliun.

PDAM sudah menyampaikan beberapa opsi pendanaan. Mulai utang, menggaet investor, hingga penyertaan modal. Namun, muncul opsi lain yang dianggap bisa mempercepat peremajaan pipa itu. Yakni, menyetop dividen yang diserahkan ke pemkot.

Setiap tahun PDAM menyetorkan Rp 126 miliar ke pemkot. Nilai itu dihitung dari 55 persen seluruh laba PDAM. Doddy menerangkan, opsi menaikkan tarif bakal sulit dilakukan. ”Pasti ribut-ribut, banyak yang protes. Nah, kalau pakai uang dividen itu, mungkin akan lebih cepat penanganannya,” jelasnya. Masalahnya, opsi menyetop aliran dividen tersebut bukan perkara mudah. PDAM harus mendapat persetujuan DPRD dan pemkot. Perda PDAM harus direvisi.

Wakil Ketua DPRD Surabaya A.H. Thony akan menyetujui rencana itu. Namun, dia meminta PDAM memaparkan terlebih dahulu secara detail persoalan pipa di Surabaya. ”Yang rusak berapa, di titik mana saja, sama butuh berapa,” ujar politikus Gerindra tersebut. Kalaupun dewan sudah setuju, masih perlu menunggu sikap pemkot sebagai pemilik PDAM. Jika pemkot menyepakati permintaan PDAM, Thony yakin urusan pipa tersebut bisa segera tertangani

Peremajaan Pipa PDAM

1. Jaringan pipa PDAM sudah mencapai lebih dari 6 ribu kilometer.

2. Banyak pipa yang berusia uzur. Bahkan, ada pipa peninggalan Belanda yang masih difungsikan.

3. PDAM disibukkan dengan perbaikan pipa.

4. Setelah dipetakan, setidaknya ada 380 kilometer pipa yang harus segera diganti.

5. Penggantian memerlukan suntikan dana ratusan miliar rupiah.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : sal/c7/tia


Close Ads