alexametrics

Mau Tutup Tahun, Serapan APBD Gresik Masih 60 Persen

10 November 2021, 09:30:55 WIB

JawaPos.com- Kalangan DPRD Gresik memberikan warning terhadap realisasi APBD 2021. Rata-rata realisasi atau serapan anggaran dari setiap organisasi perangkat daerah (OPD) pemkab, baru mencapai 60 persen. Padahal, kurang dari dua bulan lagi tahun anggaran 2021 berakhir.

Data serapan anggaran renda tersebut terungkap dalam rapat badan anggaran (banggar) DPRD Gresik, Selasa (9/11). ‘’Secara makro, serapan anggaran mencapai 63 persen terhitung pada 5 November,’’ kata Wakil Ketua DPRD Gresik Ahmad Nurhamim.

Dari total kekuatan APBD Gresik sebesar Rp 3,596 triliun, realisasi anggaran baru mencapai Rp 2,188 triliun. ’’Diprediksi menjadi 85 persen pada awal Desember nanti,’’ jelas politikus Golkar itu.

Nurhamin menjelaskan, salah satu OPD yang menjadi sorotan adalah serapan anggaran dari dinas pekerjaan umum dan tata ruang (DPUTR). Dengan persentase realisasi hanya 29 persen atau Rp 94 miliar dari alokasi anggaran mencapai Rp 323 miliar.

Meski demikian, lanjut dia, pihaknya optimistis serapan anggaran akan melonjak naik menjelang akhir tahun nanti. ’’Sejauh ini, progres pekerjaan fisik rata-rata sudah di atas 70 persen. Sedangkan pihak penyedia jasa cenderung memasukkan tagihan setelah pekerjaan di atas 90 persen. Bahkan, hingga progres pekerjaan benar-benar sudah rampung,’’ ucapnya.

Dia berharap pemkab bisa memaksimalkan serapan anggaran. Nurhamim pun memberikan masukan agar memaksimalkan belanja pada sektor modal nontanah, hibah, dan bantuan sosial (bansos). ’’Karena secara teknis, masih ada sisa waktu 1,5 bulan lagi. Jadi, harus segera kejar target,’’ harapnya.

Editor : M. Sholahuddin

Reporter : yog/c12/diq

Saksikan video menarik berikut ini: