alexametrics

Tak Mau Surabaya Mundur, Relawan Dukung Calon Wali Kota Pilihan Risma

10 November 2019, 10:05:15 WIB

JawaPos.com – Acara car free day yang digelar di sekitar Taman Bungkul, Surabaya, Minggu (10/11), mendadak penuh oleh ratusan relawan berbaju putih merah. Mereka kompak mengenakan kaos bertulisan hashtag Risma Selamanya.

Mereka berkumpul di gedung perpustakaan Bank Indonesia kemudian melakukan long march di sepanjang lokasi car free day. Para relawan juga membawa beberapa poster-poster yang menggelitik.

Beberapa di antaranya adalah “Bu Risma Dulu Baru Kamu”, “Bu Risma, Bangunkan Taman Bunga di Hati Areknya”, “Opo Jare Bu Risma”, “Angka Ikut Bu Risma”, “Bu Risma Carikan Jodoh Buat Aku”.

Is Muninggar, salah seorang koordinator aksi mengatakan bahwa mereka adalah relawan yang mendorong agar kememimpinan Tri Rismaharini sebagai wali kota Surabaya tetap berkelanjutan.

“Tahun depan sudah Pilwali, dan kami merasa belum ada sosok yang muncul ke publik yang bisa menyamai Bu Risma. Maka dari itu kami deklarasikan gerakan Risma Selamanya ini,” ujarnya.

Juru Bicara Relawan Risma Selamanya Lailiana Indriawati mengatakan bahwa aksi ini diinisiasi ratusan relawan yang tersebar di seluruh penjuru Surabaya. Mereka bergerak karena belum muncul satupun sosok mumpuni dengan wibawa dan kerja nyata seperti Bu Risma. “Yang muncul di baliho dan pemberitaan sebagai calon walikota kebanyakan amat diragukan kapasitasnya,” ujar Indri.

Indri dan para relawan Risma Selamanya menyadari bahwa Risma tak mungkin menjabat lagi. Tapi bukan berarti tongkat estafet kepemimpinan Risma harus berhenti. Sebab, hal itu bisa membahayakan masa depan Surabaya jika Kota Pahlawan inj jatuh ke politikus busuk.

Kalau memang Bu Risma tidak bisa menjabat lagi, kata Indri, paling tidak ada satu sosok yang nantinya ditunjuk oleh Bu Risma sendiri sebagai calon walikota yang pantas menggantikannya.

“Entah itu Eri Cahyadi, kepala Bappeko Surabaya yang disebut-sebut sebagai anak emas beliau, terserah Bu Risma. Yang jelas kami tak ingin perkembangan pesat Surabaya bertahun-tahun ini malah mundur hanya gara-gara salah pilih pemimpin,” katanya.

Editor : Dhimas Ginanjar



Close Ads