alexametrics

Sebelum Penertiban, Pedagang Minta Pasar Keputran Dibenahi

10 November 2019, 16:16:45 WIB

JawaPos.com – Relokasi 40 pedagang unggas Pasar Keputran Selatan rencananya berlangsung kamis (14/11). Namun, hingga kemarin (9/11), lahan relokasi di sisi belakang pasar belum layak digunakan. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran pedagang.

Sebab, lapak mereka akan berdekatan dengan penjual makanan. ”Kalau kena bau ayam kan kasihan,” terang Sholihun, salah seorang pedagang. Pernyataan senada diungkap Maskur, pedagang daging sapi.

Sejak ada rencana pemindahan 40 pedagang unggas ke sisi belakang pasar, dua pedagang makanan sudah pindah. ”Mereka takut jualannya tak laku. Kan bau cukup parah,” paparnya. Dia pun meminta PD Pasar Surya (PDPS) memasang sekat antara penjual makanan dan unggas. ”Biar sama-sama enak jualannya. Kalau ada yang dirugikan kan kasihan,” ucapnya.

Kekhawatiran tersebut juga diungkap Indahsyah. Penjual snack itu khawatir relokasi pedagang unggas akan memengaruhi penjualannya. ”Kalau bau, mana ada pembeli mau ke sini,” keluhnya. Dia meminta PDPS melakukan penataan ulang. ”Kami tidak menolak hanya saja butuh penataan ulang seperti diberi sekat pembatas,” tambahnya.

Selain itu, pedagang minta pasar dibenahi terlebih dahulu. ”Ini kan terlihat kumuh,” ucap Sholihun.

Apalagi, saat hujan, jalan pasti becek. Ini membuat pembeli enggan datang. ”Silakan kami ditertibkan, asal ada lokasi yang layak. Jangan main pindah-pindah saja,” jelasnya.

Sekadar informasi, penertiban 40 pedagang unggas di Pasar Keputran Selatan merupakan dampak pelebaran Jalan Sulawesi. Tepatnya mulai jembatan hingga perempatan yang mengarah ke Pandegiling dan Dinoyo. Sebab, area tersebut selalu macet.

Terkait keinginan pedagang, humas PDPS Zaini mengatakan, pihaknya menampung keinginan para pedagang. Termasuk, mendiskusikan dengan direksi mengenai nantinya seperti apa. ”Kami juga belum tahu pastinya kapan penertiban. Soalnya bergantung dinas terkait,” ucapnya.

Keberatan Pedagang Pasar Keputran Selatan

1. Stan relokasi di bagian belakang pasar belum diperbaiki.

2. Area relokasi berdekatan dengan penjual makanan. Bau unggas dikhawatirkan mengganggu kenyamanan pembeli makanan. Dampaknya, penjualan makanan bisa menurun.

3. Minta PDPS memasang sekat antara stan unggas dan makanan.

4. Kondisi pasar kumuh dan becek saat hujan.

Sumber: Diolah dari berbagai sumber

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : omy/cus/c25/ai



Close Ads