alexametrics

PP Terbit, Kawasan Ekonomi Khusus Singosari Mulai Jalan

10 Oktober 2019, 16:16:40 WIB

JawaPos.com – Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa sudah menerima Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 68 Tahun 2019. Aturan tentang kawasan ekonomi khusus (KEK) Singosari itu tinggal diterapkan. Khofifah optimistis KEK bisa mengungkit pertumbuhan ekonomi baru dari sektor wisata dan teknologi.

Ada beberapa langkah yang harus dilakukan. Salah satunya, Pemkab Malang membentuk badan usaha pembangunan dan pengelolaan KEK tersebut. Sesuai aturan, ada waktu 90 hari untuk membentuk badan usaha itu. ’’Waktunya terhitung sejak PP diundangkan,’’ kata Khofifah.

Badan usaha tersebut bertanggung jawab atas pembiayaan pembangunan dan pengelolaan KEK. Khofifah juga mengajak semua pihak untuk menyampaikan kepada siapa pun tentang kondisi Jatim. ’’Khususnya investor bidang wisata dan digital TI,’’ tambahnya.

KEK berlokasi di Singosari. Daerah itu merupakan kecamatan di Kabupaten Malang. Lokasinya berada di utara Kota Malang. Singosari dilewati jalur utama Surabaya–Malang. Termasuk jalur tol yang kini dalam tahap penyelesaian.

Kecamatan tersebut tergolong cukup maju dibandingkan daerah lainnya. Ketinggiannya sekitar 400–700 meter dari permukaan laut. Iklim di Singosari cukup sejuk. Saat ini kawasan itu banyak digunakan perkebunan dan peternakan.

PP 68/2019 menyebut luas KEK mencapai 120,3 hektare. Megaproyek itu terbagi menjadi dua. Yakni, zona pariwisata dan pengembangan teknologi.

Saat ini pemerintah provinsi sudah berkomunikasi dengan beberapa pihak terkait pengembangan teknologi. Misalnya, menggandeng amazon web services (AWS) di Singapura.

Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak sudah berkoordinasi dengan AWS. Langkah tersebut sesuai dengan yang diperintahkan Gubernur Khofifah bersama Kementerian Perekonomian. Ada beberapa program yang akan diterapkan. ’’Salah satunya digital lauchpad,’’ katanya.

Program tersebut memberikan ruang bagi pelaku digital untuk mengembangkan diri. Mereka bisa melakukan inovasi yang berkaitan dengan sektor publik. Pelaku digital akan melakukan uji coba di lokasi tersebut. Mereka membuat program, lalu mengaplikasikannya. Kendala dan hambatan akan menjadi bahan evaluasi.

Mereka difasilitasi AWS yang sudah membuat kurikulum di Singosari. Aktivitas mereka juga mendapat pendampingan langsung dari AWS. Singosari akan menjadi pusat perkembangan teknologi digital di Jawa Timur.

Persiapan juga berlangsung untuk sektor wisata. Pemkab Malang menyediakan lahan sekitar 273 hektare. Lokasinya di Desa Lang-Lang, Klampok, dan Purwosari. Menurut rencana, di kawasan itu dibangun rumah sakit internasional, pusat pendidikan berbasis wisata, techno park, serta sentra industri kreatif.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : riq/lyn/c15/end



Close Ads