alexametrics

Pemkot Surabaya Renovasi Total Wisma Persebaya

10 Oktober 2019, 15:15:43 WIB

JawaPos.com – Pemkot Surabaya santai saja menghadapi gugatan yang dilancarkan PT Persebaya Indonesia tentang Wisma Karanggayam. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menegaskan, pihaknya akan merenovasi total wisma tersebut dan bakal menjadikannya bagian dari rencana menjadi host Piala Dunia U-20.

’’Salah satu tempat latihannya nanti di Karanggayam itu. Ya, kami perbaiki total. Aku ndak maulah kayak begitu. Itu sudah tahun berapa. Uelek lagi,’’ jelas Risma di ruang kerjanya kemarin (9/10). Terkait dengan gugatan yang dilayangkan pihak Persebaya, pemkot mempersilakannya.

Dia menuturkan, kawasan tersebut bakal didesain dengan begitu bagus. Bakal ada ruang ganti pemain yang berlatih di lapangan Karanggayam. ’’Mungkin, nanti wismanya vertikal. Tidak seperti itu begitu,’’ ungkapnya.

Wisma Persebaya tersebut sudah dikuasai secara fisik oleh Pemkot Surabaya dengan bantuan dari Kejaksaan Negeri Surabaya pada Mei lalu. Pemkot berdalih penguasaan itu terjadi lantaran orang-orang yang menempati bangunan itu tidak memiliki hubungan hukum dengan Pemkot Surabaya. Persoalan tersebut sempat mereda setelah ada pernyataan dari pemkot bahwa Persebaya akan diprioritaskan untuk menempati gedung itu.

Setelah penguasaan fisik tersebut, pemkot langsung merenovasi gedung itu. Namun renovasi kecil-kecilan. Kepala Bidang Bangunan Gedung Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKP CKTR) Surabaya Iman Krestian Maharhandono menjelaskan, perbaikan kecil di Wisma Persebaya tersebut telah diselesaikan sebulan lalu. Namun hanya dilakukan perbaikan ringan. Tidak sampai perbaikan dengan rehabilitasi total. ’’Repair dikit-dikit dan ngecat. Yang mengerjakan satgas,’’ jelasnya kemarin.

Dia pun sudah mengetahui kabar bahwa PT Persebaya Indonesia sedang menggugat gedung tersebut. Karena itu, pemkot belum mempunyai rencana lanjutan untuk penanganan wisma tersebut. Misalnya, untuk merenovasi atau membangun gedung di lokasi itu. ’’Wisma Persebaya belum dikerjakan (renovasi besar, Red),’’ katanya.

Terpisah, Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara Kejari Surabaya Arjuna Meghanada menyatakan, Wisma Karanggayam merupakan aset pemkot berdasar bukti surat hak pakai dan tercatat di sistem informasi aset daerah (simbada). Menurut dia, jika ingin menguasai Wisma Karanggayam, Persebaya terlebih dulu harus membuat hubungan hukum dengan pemkot. Caranya adalah menyewa.

”Biar tidak jadi temuan BPK. Sebab, kalau aset pemkot dikuasai tanpa hubungan hukum, tidak ada pemasukan dan bisa timbul kerugian negara. Pemkot dan Persebaya bisa sama-sama kena nanti,” ujarnya.

Arjuna selaku jaksa pengacara negara (JPN) yang menjadi pengacara pemkot nonlitigasi menyatakan, sebenarnya pemkot memprioritaskan Persebaya sebagai penyewa wisma. ”Dari sisi historis dan sosiologis, pemkot memprioritaskan Persebaya meski bisa untuk siapa saja,” katanya.

Pemkot melalui JPN sebelumnya mengambil alih penguasaan Wisma Karanggayam pada 15 Mei lalu. Penguasaan wisma itu dilakukan karena bangunan tersebut beserta tanahnya merupakan aset Pemkot Surabaya. Arjuna menyatakan, pemkot memberikan kuasa kepada JPN untuk mengamankan kembali wisma itu.

Alasannya, wisma sebagai aset pemkot selama ini sudah dikuasai pihak yang tidak punya hubungan hukum yang jelas dengan pemkot. ”Selama ini wisma tersebut dikuasai pihak lain tanpa adanya hubungan hukum sehingga melanggar ketentuan dan kami menghukum dengan mengamankan fisik wisma itu,” tuturnya.

Dengan dikuasainya wisma tersebut oleh pihak lain, pemkot sulit merawatnya. Wisma tersebut akhirnya menjadi kumuh, kotor, dan tidak terawat

Editor : Dhimas Ginanjar



Close Ads