alexametrics

Minta Rehabilitasi, Pengguna 0,12 Gram SS Malah Dituntut 5 Tahun

10 September 2019, 17:38:47 WIB

JawaPos.com – Yolla Berlin tampak begitu santai menghadapi sidang tuntutan kemarin (9/9). Mimiknya tidak berubah meski mendengar jaksa menuntutnya hukuman lima tahun penjara. Padahal, sebagai pemakai, dia berharap direhabilitasi.

Saat sidang kemarin, Yolla didukung keluarganya. Pihak keluarga hadir dalam Ruang Candra Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Jaksa Kejari Surabaya Sukisno membacakan tuntutan itu secara singkat. Dia tidak membeberkan secara gamblang perkara yang menjerat Yolla.

Sukisno menganggap Yola kooperatif. Selama sidang, ibu tiga anak itu berterus terang, sopan, dan menyesali perbuatannya. ”Hal yang memberatkan, terdakwa merusak masa depan generasi muda,” katanya. Menurut jaksa, perempuan 26 tahun itu terbukti menyimpan 0,12 gram di dalam kamarnya.

Atas perbuatan tersebut, Sukisno menuntut Yolla lima tahun penjara. Yolla juga diharuskan membayar denda Rp 800 juta. Jika denda tidak dibayar, hukumannya ditambah tiga bulan.

Mendengar tuntutan itu, Yolla mengaku siap. Dia hanya meminta pengampunan ke hakim. Di sisi lain, penasihat hukum Yolla, Farah Aja Prihatin, mengatakan, jaksa keliru menetapkan pasal. Menurut dia, seharusnya yang diterapkan pasal 127, yaitu pengguna narkoba. Alasannya, kliennya menyimpan sabu-sabu untuk dipakai sendiri. Bukan dijual lagi. ”Dia mengakuinya dan siap untuk direhabilitasi. Tapi, pasal yang tidak diinginkan tetap diterapkan jaksa,” katanya

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : den/c7/eko



Close Ads