alexametrics

Perketat Skrining Masuk dan Lakukan Disinfeksi Area Publik

10 Mei 2020, 03:30:29 WIB

JawaPos.com – Protokol kesehatan di apartemen juga perlu diperhatikan di tengah pandemi Covid-19. Hal itu mendorong pengelola untuk lebih waspada. Konsultan Pengelola Skyloft SOHO dan The Voila Apartment Ciputra World Surabaya Hadi Foertianto menyatakan, beberapa aturan terkait dengan kebersihan semakin diperketat.

Misalnya, melakukan disinfeksi di area-area publik. ”Setiap 2 jam, dilakukan pembersihan handle dan push button lift, barrier gate, dan kursi ruang tunggu,” ucap Hadi. Pembersihan musala juga dilakukan setiap 15 menit sebelum waktu salat.

Setiap karyawan, penghuni, dan tamu yang masuk area apartemen harus melalui prosedur cuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Pengecekan suhu tubuh juga dilakukan di lobi apartemen.

Hal tersebut menanggapi surat edaran wali kota yang disampaikan beberapa waktu lalu. ”Dinas kesehatan melakukan kunjungan dan membawa surat tersebut,” jelasnya. Informasi tersebut kemudian disampaikan kepada penghuni.

Pengelola menerima laporan jika ada tamu atau keluarga yang baru pulang dari luar kota. ”Sejauh ini mereka patuh untuk melaporkan dan melakukan isolasi mandiri,” jawab Hadi.

Isolasi mandiri itu meliputi tak boleh bekerja atau bepergian keluar apartemen, penggunaan kamar terpisah, hingga penggunaan alat makan yang berbeda. Hal tersebut disosialisasikan melalui jaringan komunikasi pada penghuni apartemen.

Donny Hans, salah seorang penghuni apartemen di kawasan Mayjen Sungkono, menyatakan merasa cukup aman dengan protokol yang diberlakukan pengelola apartemennya. ”Dicek suhu tubuh dan ditanya dari unit berapa,” jawabnya.

Akses apartemen juga diberlakukan satu pintu saja, yakni melalui lobi utama. Dengan demikian, semua pasti melewati skrining dari petugas. ”Terus kami diminta cuci tangan dan pakai masker,” tambahnya.

Donny juga mengapresiasi imbauan penggunaan lift secara bergantian. Di depan lift, imbauan tersebut terpampang jelas. ”Jadi, kami nggak campur sama penghuni lain gitu,” jawabnya. Namun, hal itu bergantung setiap orang. Apakah menunggu lift selanjutnya atau bergabung dengan tetap menjaga jarak aman. ”Kalau saya, prefer menunggu sih,” ucapnya.

Camat Sukomanunggal La Koli mengapresiasi pengelola apartemen yang sudah menegakkan protokolnya secara mandiri. ”Sudah manut sesuai arahan untuk penyemprotan dan lainnya,” ucapnya. Pihaknya kini memfokuskan penanganan protokol di pasar.

Protokol Penanggulangan Covid-19 di Apartemen

  • Penghuni apartemen diminta menyampaikan pada anggota keluarga dari luar kota atau luar negeri untuk menunda kepulangan.
  • Bila warga Surabaya dari luar kota/luar negeri itu telanjur pulang, wajib isolasi mandiri 14 hari.
  • Melaporkan kondisi harian melalui aplikasi lawancovid-19.
  • Diimbau tidak menerima kunjungan kerabat dari luar kota/luar negeri.
  • Disinfeksi ruang publik secara berkala.
  • Pengecekan suhu tubuh secara berkala.

Sumber: Surat Edaran Wali Kota terkait Protokol Pengendalian Mobilitas Penduduk

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : dya/c12/nor

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads