alexametrics

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi: Pemulihan Ekonomi Jadi Prioritas

APBD 2022 Digedok 10 November
9 November 2021, 09:48:26 WIB

JawaPos.com – Wali Kota Eri Cahyadi kembali menjamu sepuluh pimpinan partai politik (parpol) pemilik kursi di DPRD Kota Surabaya. Dalam pertemuan di rumah dinas wali kota tersebut, mereka sepakat APBD 2022 disahkan Rabu (10/11). Momen itu bertepatan dengan Hari Pahlawan.

Parpol yang hadir meliputi PDIP, PKB, Gerindra, PKS, Golkar, PAN, Nasdem, Demokrat, PSI, dan PPP. Eri menyampaikan, APBD dirancang untuk menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Mulai pemulihan ekonomi sebagai dampak pandemi, pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga menekan tingkat pengangguran.

”Kami fokus ke situ. Seperti pendidikan, kesehatan, serta mengurangi kemiskinan di Surabaya,’’ papar Eri.

Bidang pendidikan contohnya. Anggaran yang dialokasikan sekitar Rp 2 triliun. Itu setara dengan 20 persen dari jumlah APBD. Adapun pada sektor kesehatan dianggarkan Rp 1,3 triliun. Sebagian besar anggaran itu digunakan untuk menopang jaminan kesehatan masyarakat, membangun fasilitas layanan kesehatan, serta honor tenaga kesehatan (nakes).

Kekuatan belanja tahun depan diproyeksikan mencapai Rp 10,17 triliun. Pendapatan daerah ditargetkan Rp 9,301 triliun. Pemkot optimistis dengan target belanja dan pendapatan tahun depan. Sebab, kondisi 2022 diprediksi semakin baik. Pandemi Covid-19 diyakini semakin mereda. Dengan kondisi pandemi yang kian terkendali, aktivitas perekonomian bakal berjalan semakin baik. Terutama aktivitas perdagangan dan jasa yang selama ini menjadi andalan pendapatan Kota Surabaya.

Aktivitas pelaku usaha akan semakin menggeliat. Tenaga kerja bakal terserap. Tingkat kemiskinan dan pengangguran akan berkurang. Di sisi lain, pendapatan daerah melalui pajak dan retribusi semakin terdongkrak. ”Makanya kami getol lakukan intervensi untuk menggerakkan kegiatan ekonomi masyarakat,’’ papar Eri.

Selain itu, para pimpinan parpol juga meminta pemkot untuk memaksimalkan aset daerah. Aset daerah jangan sampai didiamkan. Itu bisa dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat. Usulan tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat.

’’Contohnya, tambak. Kami kumpulkan warga yang tidak mampu, lalu kami beri modal dan hasil panennya dipakai lagi untuk modal warga berikutnya,’’ jelas Eri.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : mar/c6/git

Saksikan video menarik berikut ini: