alexametrics

Sudah 5 Hektare, Lahan Kosong Pemkot Surabaya Diubah Lebih Produktif

9 November 2021, 10:00:50 WIB

JawaPos. com- Persebaran virus korona di Kota Pahlawan sudah melandai. Kondisi Surabaya pun berangsur membaik. Kini, pemkot berupaya membangkitkan dan menggerakan kembali perekonomian. Salah satunya, mengajak warga untuk ikut mengelola aset daerah menjadi lahan pertanian.

Gagasan pemanfaatan aset menjadi lahan produktif itu dirancang dinas ketahanan pangan dan pertanian (DKPP). Hingga saat ini, sudah ada 20 titik yang disulap menjadi lahan pertanian. Luasnya mencapai 5 hektare (ha).

Kepala DKPP Pemkot Surabaya Yuniarto Herlambang menuturkan, ide itu muncul ketika pandemi merebak. Tidak sedikit warga yang pendapatannya menurun drastis lantaran diberhentikan dari tempat kerja.

Selain itu, ada anjuran dari pemerintah. Seluruh daerah diminta membantu warga yang terdampak pandemi. ’’Kami melihat adanya aset yang belum dimanfaatkan. Kami ubah menjadi lahan pertanian,’’ ucapnya.

Awalnya, minat warga untuk mengikuti program itu minim. Mereka enggan menggeluti bidang baru. Namun, DKPP terus melakukan pendampingan. ’’Hasilnya, banyak yang sukses. Ketika panen, seluruh hasilnya dimanfaatkan warga,’’ ucapnya.

Terhitung, sudah banyak aset daerah yang dikelola warga. Lahan kosong itu ditanami tanaman produktif. Mulai ketela, singkong, sayuran, hingga buah. ’’Tanaman itu produktif, cara perawatan gampang, tapi hasilnya maksimal,’’ ucapnya.

Herlambang menambahkan, pemanfaatan tanah daerah tersebut memberikan keuntungan lain. Yakni, meningkatkan ketahanan pangan di Surabaya. ’’Warga tidak hanya mengandalkan nasi sebagai bahan pangan,’’ ujarnya.

Editor : M. Sholahuddin

Reporter : gal/c12/aph

Saksikan video menarik berikut ini: