alexametrics

Enam Pegawai Positif Korona, Kecamatan Semampir Tutup Dua Pekan

9 Agustus 2020, 13:48:08 WIB

JawaPos.com – Pemkot Surabaya akhirnya menutup kantor Kecamatan Semampir untuk sementara waktu. Layanan tatap muka ditiadakan setelah hasil uji swab yang dilakukan oleh petugas Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya keluar. Banyak pegawai yang terinfeksi virus penyebab Covid-19.

Dari informasi, penutupan mulai diberlakukan Jumat (7/8). Kantor pelayanan ditutup selama dua pekan. Artinya, kantor itu akan dibuka lagi 21 Agustus 2020.

Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan dan Otonomi Daerah Pemkot Surabaya Achmad Zaini menjelaskan, penutupan kantor kecamatan sudah disosialisasikan kepada masyarakat. Itu sesuai arahan dari Tim Gugus Tugas Covid-19. Tujuannya, mencegah persebaran virus. ”Kami mengutamakan kesehatan masyarakat,” katanya.

Meski kantor itu ditutup, Zaini meminta warga tak khawatir. Sebab, petugas masih membuka pelayanan untuk kebutuhan penting dan mendadak seperti permintaan surat dispensasi pernikahan. ”Nanti petugas akan melakukan pelayanan dari rumah masing-masing,” tambahnya.

Menurut dia, instansinya sudah meminta perangkat kecamatan untuk menempelkan nomor HP di pagar dan pintu kantor. Harapannya, warga bisa menghubungi petugas jika memerlukan dokumen secara mendesak.

Zaini menjelaskan, ada enam petugas yang positif Covid-19. Salah seorang di antaranya telah meninggal dunia. Sedangkan lima petugas lain menjalani isolasi di asrama haji.

Camat Semampir Siti Hindun Robba Humaidiyah mengungkapkan, dari enam orang yang sakit itu, mayoritas berada di posisi pelayanan. Karena itu, mereka berpotensi bertemu dengan banyak orang. Dia mengaku belum mengetahui asal muasal sakit pegawainya.

Yang pasti, protokol kesehatan di Kecamatan Semampir sudah diterapkan secara ketat sejak jauh hari. Semua petugas diwajibkan mengenakan alat pelindung diri (APD) secara ketat, termasuk memasang pembatas plastik dan merutinkan sterilisasi setiap hari. ”Nah itu ya, padahal semua pakai sarung tangan steril, masker, bahkan pelindung wajah juga sudah dipakai,” tuturnya.

Dia menjelaskan, komunikasi dilakukan via daring setelah kantor ditutup. Pihaknya merutinkan komunikasi melalui aplikasi percakapan dari tingkat kecamatan hingga lapisan terbawah, yakni pengurus rukun tetangga (RT).

Selain itu, Hindun memastikan bahwa pelayanan lain yang berkaitan dengan dokumen penting tetap berjalan. Salah satunya perekaman KTP elektronik. Pihaknya beserta organisasi perangkat daerah (OPD) berhasil menuntaskan 300-500 KTP. ”Beberapa hari lalu juga ada yang melalui daring, ya.” Rata rata sih ada 25-30 warga yang kami layani,” ungkapnya.

PENUTUPAN LAYANAN TATAP MUKA DI KECAMATAN SEMAMPIR

  • Penutupan dimulai Jumat (7/8).
  • Ditutupnya kantor kecamatan berlaku selama dua pekan.
  • Warga yang positif Covid-19 menjalani isolasi di asrama haji, sedangkan yang negatif bekerja dari rumah.
  • Petugas membuka layanan di rumah untuk kebutuhan penting seperti pengajuan dispensasi pernikahan.

Sumber: Bagian Administrasi Perekonomian dan Otonomi Daerah Kota Surabaya

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : hen/zam/c11/ai




Close Ads