alexametrics

Tidak Izin Orang Tua, Ngebut di Tol Pakai BMW, Bocah Tabrak Pikap

8 November 2019, 14:24:04 WIB

JawaPos.com – Kecelakaan hebat terjadi di tol Surabaya–Sidoarjo kemarin (7/11). Sebuah BMW tipe 330i yang dikemudikan bocah 15 tahun menabrak pikap yang mengangkut sepeda motor dari arah belakang. Pengemudi pikap terluka parah.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.30. Sedan yang dikemudikan Jey (nama samaran) melaju dengan kecepatan tinggi. Di mobil tersebut, dia bersama tiga temannya. Jey berencana belajar kelompok di rumah temannya di Sidoarjo Kota.

Jey melintas di jalan tol dengan cara zig-zag. Rupanya di depan mobil yang dikemudikannya, ada pikap yang dikendarai Nanang Nur Cahyono.

Di Km 751-600/A tol Sidoarjo, tabrakan pun tak terelakkan. Bahkan, saking kerasnya tabrakan, bak pikap sampai hancur. Nanang juga terluka parah di bagian kepala.

Jey dan tiga temannya selamat. Jey masih dimintai keterangan oleh polisi terkait kejadian tersebut.

Kanit PJR Tol Waru II AKP Amar Hadi Susilo menjelaskan bahwa pengemudi BMW tidak mampu menguasai mobil dengan mesin turbo 4 silinder berkapasitas 1.998 cc itu. ’’Dari olah TKP, sedan melaju kencang lebih dari 100 km/jam. Sangat berbahaya,” ungkapnya. Maklum, mobil tersebut bisa berakselerasi dalam waktu 5,8 detik untuk mencapai kecepatan 100 km/jam.

Saat diperiksa, Jey mengaku pergi ke Sidoarjo tanpa izin orang tua. Dia mengambil mobil dari garasi dan membawanya ke Sidoarjo. ’’Dia memakai kunci cadangan,” jelas Amar.

AKIBAT KECEPATAN TINGGI: Bak pikal yang dikemudikan Nanang Nur Cahyono rusak. (PJR Tol II Polda Jatim for Jawa Pos)

Hingga berita ini ditulis, pihaknya masih memeriksa bocah tersebut di pos induk PJR Tol Jatim II. Termasuk menunggu kedatangan orang tua Jey untuk penyidikan lebih lanjut.

Akibat kecelakaan tersebut, kondisi lalu lintas macet hingga 1 kilometer. ’’Kondisi pikap rusak parah. Demikian juga muatan tiga sepeda motor,” katanya.

Terpisah, Kanitlaka Polresta Sidoarjo AKP Sugeng Sulistiyono berharap peristiwa tersebut menjadi pelajaran bagi para orang tua. ’’Jangan memberikan fasilitas kendaraan bermotor untuk anak di bawah umur,” tegasnya.

Hal tersebut bukan tanpa alasan. Selama operasi Zebra Semeru 2019 di Sidoarjo yang berakhir Selasa (5/11), tercatat 3.297 surat tilang melayang kepada para pengemudi di bawah umur. Perinciannya, 3.078 pengendara roda dua dan 219 pengemudi roda empat. ’’Harus lebih tegas sebelum anak-anak terlibat kecelakaan lalu lintas,” tandasnya.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : yog/c7/git



Close Ads