Layanan Serba Online, Pemkot Tambah Anggaran Instalasi Kabel FO

8 Agustus 2022, 23:03:19 WIB

JawaPos.com- Lelang pengadaan kabel atau jaringan fiber optik (FO) di wilayah Surabaya barat sempat dibatalkan. Sebab, menurut rencana, pemerintah kota (pemkot) akan menambah anggaran untuk pemasangan jaringan utilitas bawah tanah tersebut. Tujuannya, meningkatkan layanan berbasis aplikasi.

Untuk wilayah barat, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Surabaya sudah mengalokasikan anggaran Rp 3,3 miliar. Rencananya, anggaran tersebut ditambah. Seperti pengadaan kabel atau jaringan FO di wilayah timur. Yang sebelumnya Rp 4,1 miliar menjadi Rp 4,5 miliar. ’’Disesuaikan dengan kebutuhan,” kata Kepala Diskominfo Surabaya M. Fikser.

Tahun ini banyak layanan publik yang beralih ke online. Bentuk digitalisasi pelayanan untuk masyarakat. Ada yang dijalankan dengan menggunakan aplikasi smartphone, ada pula yang berbasis website.

Sejalan dengan adanya inovasi tersebut, Fikser menilai sarana pendukung harus ditingkatkan. Salah satunya, koneksi internet yang nanti tersebar di seluruh wilayah. ’’Penambahan kecepatan (internet, Red) itu disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing kantor (instansi pemerintah, Red),” terangnya.

Mantan kepala bagian humas Pemkot Surabaya itu mencontohkan kebutuhan untuk kantor kecamatan tidak bisa disamakan dengan kantor kelurahan. Begitu pula yang bakal dipasang di balai RW. ’’Ada batasan maksimal 20 Mbps karena kebutuhannya untuk pelayanan administrasi saja,” katanya.

Antarkantor organisasi perangkat daerah (OPD) pun tidak sama. Fikser mencontohkan kecepatan internet di kantor dinas sumber daya air dan bina marga (DSDABM) dan kantor dinas perpustakaan dan kearsipan (dispusip). Di kantor DSDABM, kecepatan internetnya hanya 20 Mbps. Sedangkan di kantor dispusip, kecepatannya mencapai 50 Mbps. ’’Karena operasionalnya juga untuk arsip online,” terangnya.

Editor : M. Sholahuddin

Reporter : adi/c7/ady

Saksikan video menarik berikut ini: