alexametrics

Angkut Pemudik, Dua Bus yang Lewati Gresik Diminta Putar Balik

8 Mei 2020, 20:30:06 WIB

JawaPos.com – Dua bus sarat penumpang yang diduga hendak mudik Rabu malam (6/5) terjaring petugas checkpoint PSBB di Kecamatan Duduksampeyan. Bus itu pun diminta putar balik, keluar dari wilayah hukum Gresik.

Informasi yang dihimpun, Rabu sekitar pukul 22.00 aparat gabungan melakukan patroli jam malam di Jalan Raya Duduksampeyan. Saat patroli, polisi melihat dua bus di SPBU Tebaloan, Duduksampeyan. Salah satu bus yang bagian depannya bertulisan Madu Kiswo asal Jepara, Jawa Tengah, sedang mengisi bahan bakar.

Bus bernopol K 1405 DD yang dikemudikan oleh Kukuh Purnomo, warga Wonosari, Semarang, tersebut membawa 40 penumpang. Bus itu jurusan Jakarta-Madura. Sedangkan satu bus lain yang bernopol K 1466 CM disopiri Faisol Mahfud, asal Lampung, menunggu giliran mengisi bahan bakar. Polisi yang curiga kemudian mendatangi bus tersebut.

”Bus ini masuk SPBU Tebaloan sambil memantau aktivitas checkpoint dilakukan petugas di Duduksampeyan,” ujar polisi.

Petugas kemudian menggiring dua bus yang berangkat dari Cibitung, Bekasi, ke Mapolres Gresik. Petugas kemudian memeriksa kondisi sopir dan penumpang bus itu. Bodi bus pun disemprot disinfektan. Petugas juga menginterogasi dua sopir bus tersebut.

Setelah memeriksa identitas mereka, polisi menggiring dua bus itu untuk kembali ke arah Lamongan alias balik kanan dengan dikawal mobil patroli Satlantas Polres Gresik. ”Sesuai perintah perwira pengawas polres, kedua bus itu kami kawal menuju Polres Gresik. Setelah itu, diarahkan kembali ke tempat asalnya,” ujar Kapolsek Duduksampeyan AKP Sugeng Ari Putra.

Sementara itu, kemarin siang Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengunjungi dapur umum di Makodim 0817/Gresik. Dalam kunjungan itu, gubernur juga didampingi Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah dan Wakapolda Jatim Brigjen Pol Djamaludin.

Khofifah melihat langsung sayuran segar yang siap dimasak petugas dapur umum. Bahkan, dia dan Pangdam sempat ikut membantu menggoreng lauk. ”Dapur umum ini untuk masyarakat yang terdampak. Kami harapkan semua elemen bersinergi lebih maksimal untuk melawan Covid-19. Termasuk, support dapur umum,” katanya.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : yad/c11/hud

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads