alexametrics

Kandungan Kimia Berbahaya Ditemukan dalam Takjil di Tulungagung

8 April 2022, 23:13:35 WIB

JawaPos.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur masih menemukan kandungan zat kimia berbahaya dalam beberapa menu jajanan takjil yang dijual sejumlah pedagang yang membuka lapak takjil Ramadhan di sejumlah ruas jalan pusat kota ini, Jumat (8/4).

“Ada sebanyak 104 sampel yang kami ambil hari ini, dan empat di antaranya ditemukan kandungan boraks dan zat pewarna tekstil,” kata Kasi Perbekalan dan Kefarmasian Dinkes Tulungagung Masduki yang dikonfirmasi usai sidak.

Zat pewarna tekstil dimaksud adalah Rodhamin B. Zat ini lebih dikenali sebagai zat pewarna sintetis yang biasa digunakan pada industri tekstil dan kertas. Zat itu ditetapkan sebagai zat yang dilarang penggunaannya pada makanan melalui Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) No. 239/Menkes/Per/V/85.

Namun penggunaan Rhodamin B dalam makanan masih terdapat di lapangan. Contoh, pada kerupuk rambak botol, dan sirop melalui pemeriksaan pada sejumlah sampel makanan dan minuman.

Pada hasil sidak jajanan takjil di Tulungagung, Rhodamin B ditemukan dalam kerupuk goreng pasir produksi daerah Blitar. Kerupuk ini biasanya berwarna merah cerah. Lalu, pada kerupuk singkong dan sirop.

Sedangkan boraks ditemukan dalam kerupuk puli yang diproduksi dari Kabupaten Lumajang. Boraks biasanya digunakan untuk memperenyah tekstur kerupuk. “Ini kami pastikan dulu di Laboratorium Unair Surabaya. Kalau benar positif penjual dan produsennya kami edukasi,” ujarnya pula.

Editor : Dinarsa Kurniawan

Reporter : Antara

Saksikan video menarik berikut ini: