alexametrics

Pengelola Wisata di Gresik Berharap Tidak Ada Penutupan

8 Februari 2022, 09:06:30 WIB

JawaPos.com- Intensitas hujan disertai angin yang terjadi di kawasan Gresik dalam beberapa hari terakhir, membuat para pengelola wisata mulai bersiaga. Terlebih, berdasar informasi BMKG Juanda, Kabupaten Gresik masuk wilayah waspada hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang sesaat.

Pengelola Wisata Pasir Putih Delegan, Kecamatan Panceng, misalnya. Sejak kemarin (7/2), empat petugas penjaga pantai disiagakan untuk meninjau aktivitas para pengunjung. ’’Tujuannya, mengantisipasi peristiwa yang tidak diinginkan,’’ ujar Maf Udi, pengelola wisata.

Menurut dia, kondisi tersebut biasanya terjadi hingga akhir Februari nanti. Pihaknya pun aktif mengimbau pengunjung soal keselamatan. Termasuk memasang bendera kuning sebagai tanda lokasi aman saat beraktivitas.

’’Sudah ada bendera kuning 200 meter dari bibir pantai yang berfungsi sebagai pembatas agar pengunjung tidak melewati batas,’’ paparnya.

Udi mencatat, jumlah wisatawan menurun dalam dua pekan terakhir. Penurunan tersebut terjadi seiring dengan bertambahnya kasus Covid-19 varian Omicron di Indonesia, tidak terkecuali di Kota Pudak.

’’Harapannya, tentu tidak sampai menutup kawasan wisata. Selama ini, kami mewajibkan pengunjung untuk menerapkan protokol kesehatan,’’ paparnya.

Editor : M. Sholahuddin

Reporter : yog/c12/diq

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads