alexametrics

Groundbreaking RSUD dr Soewandhie Bulan Ini

7 Desember 2019, 20:59:53 WIB

JawaPos.com – Proyek pembangunan RSUD dr M. Soewandhie resmi dimulai kemarin (6/12). Hal itu ditandai dengan penandatanganan kontrak antara Pemkot Surabaya dan PT PP (Persero) Tbk sebagai pemenang lelang atas proyek yang dianggarkan Rp 197 miliar itu. Alokasi dana untuk pengerjaan proyek tersebut berada di bawah anggaran Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKP CKTR) Surabaya.

Kepala Bidang Bangunan Gedung DPRKP CKTR Iman Krestian Maharhandono menyatakan, penandatanganan kontrak tersebut tidak dibuat dalam acara yang besar. Hanya tanda tangan berkas-berkas administrasi. ’’Setelah mendapatkan legal opinion dari pakar hukum kontrak,’’ ujar Iman kemarin (6/12).

Kontraktor pun bisa bekerja mulai kemarin. Tim dari DPRKP CKTR juga sudah mengecek kondisi proyek tersebut kemarin. Rencananya, hari ini ada inspeksi bersama ke lokasi ’’Kalau groundbreaking mungkin pertengahan Desember ini. Diatur jadwalnya dulu,’’ tambahnya. Kemarin pengerjaan persiapan dimulai. Misalnya, mobilisasi pekerja dan alat-alat berat sudah bisa dilakukan.

Gedung RSUD dr M. Soewandhie akan dibangun hingga sembilan lantai. Namun, pada 2020 mungkin hanya lima lantai lebih dulu. Gedung tersebut diharapkan bisa segera berfungsi dengan berbagai fasilitasnya. Salah satunya fasilitas radioterapi untuk kanker. Ada pula area parkir yang bisa menampung ratusan mobil dan ribuan sepeda motor.

Di sisi lain, Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah menuturkan bahwa RSUD dr M. Soewandhie merupakan contoh pengembangan rumah sakit yang bisa dibilang tambal sulam. Sebab, rumah sakit itu dulu merupakan puskesmas. ’’Ceritanya karena anggaran disediakan dulu. Tapi, dulu perencanaannya kurang matang. Jadinya ya tambal sulam seperti ini,’’ papar Mufidah yang baru saja sidak ke rumah sakit tersebut.

Selain itu, pembangunan besar-besaran Soewandhie memang bagus. Sebab, fasilitas dan layanan ditingkatkan. Yang perlu mendapat catatan, kawasan lain juga perlu dibangun rumah sakit milik pemkot. Misalnya, di Surabaya Timur dan Selatan.

’’Kalau sekarang mau rencana membangun rumah sakit di Gunung Anyar itu seharusnya disegerakan realisasinya. Dengan begitu, makin banyak warga yang merasakan pelayanan kesehatan dari pemkot. Lebih merata,’’ kata politikus PKB itu

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : jun/c15/tia


Close Ads