alexametrics

Lewat Jalur Alternatif agar Tak Terjebak Macet Branjangan

7 September 2019, 20:51:10 WIB

JawaPos.com – Tak ingin terjebak dalam keruwetan di area Branjangan, sebagian pengguna jalan beralih ke jalur alternatif. Misalnya, dari sisi barat arah Gresik-Surabaya, pengemudi roda empat memilih lewat tol. Sementara itu, pemotor lebih memilih melalui akses Gelora Bung Tomo (GBT) Benowo meskipun jarak yang ditempuh jadi lebih jauh.

Misalnya, Irwan yang sempat merasakan macet parah imbas pengendara saling serobot di Osowilangun dekat Branjangan Selasa (3/9). ”Waktu itu dua jam terjebak macet. Sampai telat ngantor, akhirnya kapok lewat situ,” ujarnya.

Keesokan harinya (Rabu), dia berangkat lebih pagi. Jalur alternatif pun diambil. Yang biasanya lewat Osowilangun, sekarang lewat GBT. ”Lebih jauh memang, tapi nggak kena macet,” ucapnya.

Selain Irwan, dampak kemacetan dirasakan Suliastiani. Warga Osowilangun yang mengajar sekolah dasar di Sememi tersebut harus berangkat lebih pagi dari biasanya. Jika sebelumnya berangkat pukul 06.30, kini sebelum pukul 06.00 dia sudah bergegas meninggalkan rumah. ”Lebih baik antisipasi daripada telat ngajar,” tuturnya.

Kanitdikyasa Satlantas Polrestabes Surabaya AKP Tirto mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memasang papan imbauan jalur alternatif. Rencananya, imbauan dipasang di wilayah Gresik sebelum masuk Surabaya.

Roda empat bisa lewat tol. Untuk pemotor, mereka bisa memilih jalur GBT. ”Tim juga mengawasi agar tidak ada pengendara yang melawan arus dari sisi barat,” paparnya.

Kemarin pagi (6/9) sempat ada pelarangan kendaraan roda empat melintas kawasan Branjangan mulai pukul 07.00 sampai 09.00. Menurut Kasatlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Ayip Rizal, penerapan itu bersifat kondisional. ”Jika keadaan lalu lintas tidak terlalu padat, kendaraan roda 4 diperkenankan untuk melintas,” tuturnya.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : omy/yon/c25/nor



Close Ads