alexametrics

Banyak Pasien Isoman Jatim Tak Terdata, Berpotensi Jadi Klaster Baru

7 Juli 2021, 09:48:33 WIB

JawaPos.com – Lonjakan pasien yang terpapar virus korona di Jatim masih berlangsung. Berdasar data satgas Covid-19 hingga kemarin malam, tercatat ada tambahan 1.808 pasien.

Dari jumlah itu, 11.186 pasien di antaranya berstatus pasien aktif (menjalani perawatan). Separo di antaranya dirawat di rumah sakit (RS) maupun fasilitas kesehatan lain. Sementara itu, selebihnya menjalani isolasi mandiri.

Hanya, diprediksi kasus aktif di Jatim jauh lebih tinggi. Sebab, banyak pasien yang tidak melaporkan kondisi mereka ke layanan medis. Mereka memilih langsung menjalani karantina maupun pengobatan secara mandiri. Situasi itu, salah satunya, dipicu makin sulitnya mengakses layanan di RS maupun fasilitas kesehatan lain yang overload.

Sejauh ini, satgas Covid-19 sulit memantau keberadaan pasien yang menjalani isolasi mandiri tanpa melapor. Sebab, data resmi bersumber dari laporan puskesmas/fasilitas kesehatan lain yang dikirim secara berjenjang. Dari data tersebut, penanganan dilakukan.

Sementara itu, warga yang melakukan isolasi mandiri dan tak melapor tidak masuk data. ”Padahal, idealnya, masyarakat yang hasil swab antigennya positif harus melaporkan kondisinya,” kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Jatim dr Makhyan Jibril.

Dokter Jibril menyatakan, banyak yang enggan lapor. Mereka menjalani isolasi dan mengobati sendiri. Tak jarang, banyak pasien yang tak kunjung sembuh dan baru dirujuk ke rumah sakit saat kondisinya sudah parah sehingga potensi sembuhnya sangat kecil. ”Pola seperti itu memicu banyak korban berjatuhan,” katanya.

Baca Juga: Per Bulan, 30 Ibu Hamil di Surabaya Positif Covid-19

Dia menambahkan, virus korona membutuhkan perawatan yang cukup ketat. Itu berlaku bagi semua pasien, baik bergejala maupun tidak. Pengobatannya juga harus terpantau. Selain itu, yang dikhawatirkan adalah munculnya klaster baru di lingkungan pasien tersebut.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : elo/riq/c7/c12/ris




Close Ads