alexametrics

Tiga Korban Kecelakaan PAUD Masih Dirawat, Kondisinya Terus Membaik

7 Juli 2019, 16:47:31 WIB

JawaPos.com – Sebagian besar rombongan guru TK-PAUD se-Kecamatan Gresik yang batal wisata ke Bali memang sudah kembali ke Gresik. Namun, belum semua anggota rombongan pulang setelah ada musibah kecelakaan di Jalan Raya Baluran, Situbondo, Kamis (4/7). Masih ada beberapa orang yang harus menjalani perawatan di rumah sakit (RS).

Dari informasi yang dihimpun Jawa Pos, 3 di antara 10 korban yang mengalami luka-luka masih dirawat di RS Abdul Rokhim Situbondo. Namun, dalam waktu 2–3 hari lagi, mereka sudah diperbolehkan kembali ke Gresik.

Kepala TK YIMI Gresik Kristatin membenarkan bahwa ada 10 orang yang mengalami luka-luka akibat musibah kecelakaan di Situbondo. Nah, hingga kemarin (6/7), ada anggota rombongan yang masih dirawat. Yakni, Rabun, seorang penilik, mengalami luka di dahi; Rini, istri penilik, mengalami retak di kedua tangan; Dimas mengalami luka di kaki kanan; dan Adelia Felita mengalami luka di kaki kiri.

’’Namun, kabar terakhir, yang masih dirawat tinggal tiga orang. Adelia sudah pulang,’’ ujarnya. Dia pun berharap mereka segera diberi kesembuhan dan kembali berkumpul dengan keluarga.

Dari keempat korban itu, kondisi Rini cukup parah. Ibu berusia kepala lima tersebut mengalami retak tulang di tangan kanan dan kiri. Namun, dari informasi yang diperoleh Jawa Pos, kondisinya berangsur membaik. ’’Iya, sudah mendapatkan penanganan. Kedua tangan beliau sudah digips,’’ katanya.

Kristatin mengaku bakal ikut menjenguk ke Situbondo. Dia ingin melihat kondisi para korban. Yang jelas, pihaknya sudah mengonfirmasi bahwa para korban tidak mengalami patah tulang. Memang, semula mereka dikhawatirkan mengalami luka serius di tulang. Namun, setelah dirontgen, kekhawatiran tersebut tidak terjadi. Mereka mengalami luka lebam. ’’Hari ini (kemarin, Red) teman-teman pengawas menjenguk ke sana,’’ imbuhnya.

Dihubungi terpisah, Kabid PAUD Dinas Pendidikan (Dispendik) Pemkab Gresik Achmad Shobiron membenarkan bahwa masih ada beberapa korban yang menjalani perawatan di Situbondo. Pihaknya terus memantau perkembangan mereka. Kabarnya, dalam tiga hari ini, ketiga korban sudah bisa pulang. ’’Kemungkinan, tidak lama lagi sudah diperbolehkan pulang. Kami berharap kondisi mereka cepat membaik,’’ ucapnya.

Sebagaimana diberitakan, dua rombongan bus wisata guru TK-PAUD se-Kecamatan Gresik mengalami kecelakaan di Jalan Raya Baluran, Situbondo. Tepatnya di dekat Taman Nasional Baluran. Kecelakaan beruntun itu melibatkan dua truk, dua bus, satu mobil MPV, dan pikap. Seorang anggota rombongan meninggal. Yakni, Hj Masruchah, 55, pengawas TK se-Kecamatan Gresik. Almarhumah adalah istri Chusaini Mustaz, mantan kepala Dispendik Pemkab Gresik. Selama ini, korban dikenal sebagai tokoh pendidikan anak-anak.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : son/c13/hud



Close Ads