alexametrics

Sebanyak 766 Pasien Covid-19 Kota Surabaya Dinyatakan Sembuh

7 Juni 2020, 10:15:25 WIB

JawaPos.com–Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya mencatat hingga saat ini, ada sekitar 766 pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh.

Koordinator Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya Febria Rachmanita seperti dilansir dari Antara di Surabaya mengatakan, tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Surabaya terus bertambah. Hal itu karena hasil diagnosa bisa dilihat lebih cepat dengan adanya dukungan mobil lab PCR dari BIN dan BNPB.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya mencatat hingga Sabtu (6/6), data kumulatif pasien Covid-19 sembuh di Surabaya mencapai 766 orang. Dalam empat hari terakhir, angka pasien sembuh di Surabaya terus bertambah dengan rincian pada Rabu (3/6) ada 240 pasien sembuh, Kamis (4/6) ada 70 orang, Jumat (5/6) ada 132 orang, dan Sabtu (6/6) ada 24 orang.

”Kita bisa lihat dan kita bisa dapat data itu karena ada laboratorium yang bisa cepat selesai,” kata Febria Rachmanita pada Minggu (7/6).

Menurut dia, untuk membuat diagnosa menjadi lebih cepat, Pemkot Surabaya telah mendapat bantuan mobil polymerase chain reaction (PCR) dari Badan Intelijen Negara (BIN) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Selain itu, ada bantuan alat dari BIN selengkap dengan real time PCR yang masa kerjanya mulai dari unboxing, ekstracting, kemudian masuk ke mesin PCR kurang lebih 7 jam 45 menit.

Febria memprediksi, tren kesembuhan pasien Covid-19 di Surabaya bakal terus bertambah. Tren kesembuhan pasien tersebut paling banyak berasal dari Hotel Asrama Haji Sukolilo, Surabaya. Hingga saat ini, pihaknya menyatakan masih terus melakukan verifikasi data pasien tersebut.

”Hari ini (7/6) ada potensi sembuh sekitar 127 orang. Karena ini masih verifikasi. Insya Allah tambah terus pasien sembuh, paling banyak tingkat kesembuhannya di Asrama Haji,” terang Febria Rachmanita.

Menurut dia, tingkat kesembuhan pasien yang dirawat di Hotel Asrama Haji begitu besar karena beberapa faktor. Salah satunya karena ada fasilitas pendukung yang disiapkan pemkot untuk mendorong mereka agar imunitas tubuh tetap terjaga. ”Karena mungkin di sini (Asrama Haji) mereka gembira. Ada kegiatan senam, badminton, sepak bola, bulu tangkis, serta taman bacaan. Selain itu, ada makanan, vitamin, dan susu. Kalau kita melihat dari hasil, area penyembuhan banyak dari sini,” kata Febria Rachmanita.

Saksikan video menarik berikut ini:

 

 

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara



Close Ads