Teror Ular Kerap Muncul, Kadis Damkarla: Sedang Cari Hangat-Hangat

6 Desember 2022, 07:08:36 WIB

JawaPos.com- Teror ular di pemukiman dan rumah warga masih seringkali terjadi. Dalam sepekan terakhir ini hampir setiap hari ular muncul di sejumlah tempat. Tim rescue dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Pemkab Gresik pun dibuat wira-wiri. Warga pun mesti berhati-hati.

Senin (5/12) malam, sekitar pukul 22.04 WIB, petugas Damkarla kembali mendapat laporan teror ular terjadi di Desa Tanjungan RT 09, RW 02,  Kecamatan Driyorejo. Seorang warga setempat bernama Citra melaporkan ada ular besar di rumahnya.

‘’Saat itu, anak pemilik rumah keluar dari kamar mandi. Ternyata, terdengar suara mendesis di atas plafon rumah,’’ cerita Kepala Damkarla Pemkab Gresik Agustin H. Sinaga, Selasa (6/12).

Setelah si anak mendongak, ternyata kelihatan ada kepala ular dari lubang plafon rumah. Tentu saja, seisi rumah sempat dibuat ketakutan. Akhirnya, pemilik rumag menghubungi Damkarla Gresik untuk melakukan rescue. ‘’Petugas dari pos Driyorejo langsung berangkat dengan peralatan lengkap,’’ ungkapnya.

Dia mengungkapkan, petugas sempat kesulitan untuk menangkap ular tersebut. Mereka harus naik ke plafon dan genting rumah. Setelah berjibaku hampir satu jam, akhirnya berhasil menangkap ular jenis piton tersebut. Panjang binatang melata itu kurang lebih 5 meter. ‘’Memang, dalam beberapa hari ini, kami sering dapat laporan untuk penyelematan ular. Mungkin karena musim hujan, ular sedang cari hangat-hangat,’’ ucap Sinaga.

Sebelumnya, Jumat (2/12) malam, teror ular juga terjadi di Jalan Raya Tri Dharma, tepatnya di warung kopi CR1, Kelurahan Karangturi, Gresik. Ular yang dievakuasi sepanjang 3 meter. Pada hari yang sama, warga di Jalan Yakut III, Perumahan Pondok Permata Suci (PPS), Manyar, juga melaporkan kemunculan ular Cobra dengan panjang 1 meter.

‘’Selain ular, pada Minggu (4/12), tim kami juga mengevakuasi seekor biawak dari sebuah perumahan di Desa Pongangan, Manyar. Yang jelas, kalau membutuhkan tim rescue, warga jangan segan-segan melapor ke kami,’’ tegas Sinaga.

Data dari Dinas Damkarla, mulai Januari-November 2022, tercatat ada sebanyak 323 kali penyelamatan. Sebagian besar objek rescue adalah binatang. Perinciannya, 174 ular, 80 tawon, 12 kucing, 3 musang, 2 kera, dan 2 burung hantu. Selebihnya, 13 cincin, 4 kendaraan, dan 2 pohon.

Editor : M. Sholahuddin

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads