alexametrics

Warga Sidoarjo, Catat: Jalan Taman Pinang Jadi Jalan Soekarno-Hatta

6 Desember 2019, 20:38:36 WIB

JawaPos.com – Jalan-jalan besar di Kota Delta segera mempunyai nama pasti. Selama ini, akses-akses tersebut baru dikenal dengan sebutan oleh masyarakat. Pemkab dan DPRD Sidoarjo akan menyematkan nama resmi.

Jalan-jalan yang akan diresmikan dengan nama baru itu, antara lain, Jalan Taman Pinang Indah menuju Perumahan Gading Fajar. Jalan tersebut akan dinamai Jalan Soekarno-Hatta.

Akses lain adalah jalan yang dulu dikenal Jalan Lingkar Barat, depan Monumen Ponti sampai traffic light (TL) Pagerwojo. Jalan itu dijuluki Jalan Raya Ponti. Total ada tujuh jalan yang akan memperoleh nama resmi.

Kabag Pemerintahan Imam Mukri menyatakan, setiap jalan harus memiliki nama. Aturan tersebut sesuai Permendagri Nomor 39 Tahun 2008 dan Perda Nomor 12 Tahun 1996. Selain sebagai keterangan tempat, nama jalan dibutuhkan untuk kepastian alamat.

Imam menambahkan, sebenarnya ada banyak jalan di Kota Delta yang belum memiliki nama resmi. Hanya sebutan. Misalnya, jalan yang baru dibangun 5 tahun hingga 10 tahun lalu.

Saat ini pemkab memprioritaskan nama tujuh jalan. Tahapan berjalan sejak awal tahun ini. Pertama, pemkab menghimpun usul masyarakat. Kedua, pemkab mengundang tim teknis. Berlanjut konsultasi publik. Pemkab juga mengundang perwakilan warga yang berdomisili di jalan itu, ketua RT dan RW, kepala desa, camat, serta badan permusyawaratan desa (BPD).

Imam mencontohkan Jalan KH Ali Mas’ud. Nama itu hendak disiapkan untuk jalan di depan pusat perbelanjaan Transmart hingga Museum Mpu Tantular. Namun, ternyata nama Jalan KH Ali Mas’ud sudah dipakai. Lokasinya berdekatan dengan Makam Mbah Ud. Rapat menyetujui nama baru. Yakni, Jalan Raden Pandji (RP) Soeroso.

Menurut dia, pemilihan nama jalan tidak asal comot. Pemkab mempertimbangkan ketokohan Soeroso. Soeroso adalah pahlawan nasional asal Sidoarjo. ”Kami ingin memberikan penghargaan,” terangnya.

Pengajuan nama jalan masih diusulkan ke DPRD. ”Setelah itu, ditetapkan bupati,” paparnya. Ketua DPRD Sidoarjo Usman menyatakan, usul nama jalan dibahas di banmus. Dewan akan melakukan telaah. ”Secepatnya kami tuntaskan,” terangnya. (aph/c12/roz) Jalan Taman Pinang Jadi Jalan Soekarno-Hatta

SIDOARJO, Jawa Pos – Jalan-jalan besar di Kota Delta segera mempunyai nama pasti. Selama ini, akses-akses tersebut baru dikenal dengan sebutan oleh masyarakat. Pemkab dan DPRD Sidoarjo akan menyematkan nama resmi.

Jalan-jalan yang akan diresmikan dengan nama baru itu, antara lain, Jalan Taman Pinang Indah menuju Perumahan Gading Fajar. Jalan tersebut akan dinamai Jalan Soekarno-Hatta.

Akses lain adalah jalan yang dulu dikenal Jalan Lingkar Barat, depan Monumen Ponti sampai traffic light (TL) Pagerwojo. Jalan itu dijuluki Jalan Raya Ponti. Total ada tujuh jalan yang akan memperoleh nama resmi.

Kabag Pemerintahan Imam Mukri menyatakan, setiap jalan harus memiliki nama. Aturan tersebut sesuai Permendagri Nomor 39 Tahun 2008 dan Perda Nomor 12 Tahun 1996. Selain sebagai keterangan tempat, nama jalan dibutuhkan untuk kepastian alamat.

Imam menambahkan, sebenarnya ada banyak jalan di Kota Delta yang belum memiliki nama resmi. Hanya sebutan. Misalnya, jalan yang baru dibangun 5 tahun hingga 10 tahun lalu.

Saat ini pemkab memprioritaskan nama tujuh jalan. Tahapan berjalan sejak awal tahun ini. Pertama, pemkab menghimpun usul masyarakat. Kedua, pemkab mengundang tim teknis. Berlanjut konsultasi publik. Pemkab juga mengundang perwakilan warga yang berdomisili di jalan itu, ketua RT dan RW, kepala desa, camat, serta badan permusyawaratan desa (BPD).

Imam mencontohkan Jalan KH Ali Mas’ud. Nama itu hendak disiapkan untuk jalan di depan pusat perbelanjaan Transmart hingga Museum Mpu Tantular. Namun, ternyata nama Jalan KH Ali Mas’ud sudah dipakai. Lokasinya berdekatan dengan Makam Mbah Ud. Rapat menyetujui nama baru. Yakni, Jalan Raden Pandji (RP) Soeroso.

Menurut dia, pemilihan nama jalan tidak asal comot. Pemkab mempertimbangkan ketokohan Soeroso. Soeroso adalah pahlawan nasional asal Sidoarjo. ”Kami ingin memberikan penghargaan,” terangnya.

Pengajuan nama jalan masih diusulkan ke DPRD. ”Setelah itu, ditetapkan bupati,” paparnya. Ketua DPRD Sidoarjo Usman menyatakan, usul nama jalan dibahas di banmus. Dewan akan melakukan telaah. ”Secepatnya kami tuntaskan,” terangnya.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : aph/c12/roz


Close Ads