alexametrics

Surabaya Jadi Rujukan Studi Lemhannas

6 Juli 2022, 21:58:52 WIB

JawaPos.com- Pemkot Surabaya menjadi rujukan pembelajaran studi strategis dalam negeri (SSDN) yang digelar Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas). Selasa (5/7) 25 peserta yang mengikuti program pendidikan reguler angkatan (PPRA) LXIV Lemhannas bertemu dengan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

Eri memaparkan sejumlah kebijakan dalam mengentaskan kemiskinan dan pengangguran pascapandemi di metropolis. Termasuk menggalakkan ekonomi kerakyatan melalui program padat karya.

Aset-aset pemkot yang menganggur dimanfaatkan untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat. Mulai budi daya ikan, penanaman sayur-sayuran, hingga pembuatan paving. ”Aset pemkot kami manfaatkan untuk ekonomi umat,” jelas Eri.

Pemberdayaan itu, papar Eri, diperuntukkan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Itu menjadi strategi dalam mengentaskan angka kemiskinan. Dengan memanfaatkan lahan daerah itu, mereka mendapat pekerjaan untuk menambah penghasilan. ”Akar dari kemiskinan itu pengangguran. Sehingga kita fokus menciptakan lapangan kerja sebanyak-banyaknya,” paparnya.

Dalam membangun Surabaya, sambung Eri, pihaknya juga melibatkan banyak stakeholder. Semua pihak harus terlibat. Mulai masyarakat umum, forkopimda, pengusaha, hingga tokoh agama.

Pimpinan rombongan sekaligus tenaga ahli pengajar bidang strategi Lemhannas Mayjen TNI Kup Yanto Setiono mengapresiasi paparan Eri. Dia menilai program ekonomi Surabaya akan menjadi informasi dan pembelajaran bagi pihaknya.

Editor : M. Sholahuddin

Reporter : mar/c19/aph

Saksikan video menarik berikut ini: