alexametrics

Butuh Biaya Lahiran, Gadaikan BPKB Mertua, Ibu Ini Divonis 5 Bulan

6 Juli 2022, 16:11:54 WIB

JawaPos.com- Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo belum memutuskan sikap atas kasus penggelapan BPKB yang menjerat Kinanti Viola Rosa. Apakah mengajukan banding atau tidak atas vonis hakim berupa pidana penjara selama lima bulan dengan masa percobaan sepuluh bulan pada terdakwa. Hingga Selasa (5/7), jaksa masih menyatakan pikir-pikir.

Dalam sidang sebelumnya, jaksa menuntut ibu dua anak itu dengan pidana penjara selama lima bulan. Kinanti dinyatakan terbukti melakukan penggelapan berupa BPKB sepeda motor milik mertuanya. Hakim pun menyatakan hal serupa. ’’Kami masih membuat laporan kepada pimpinan. Belum memutuskan sikap. Masih pikir-pikir,’’ ujar Kasipidum Kejari Sidoarjo Hafidi.

Selama menjalani proses hukum, perempuan 21 tahun itu memang tidak ditahan. Meski telah menjadi terdakwa, dia tetap dalam merdeka. Merawat dua buah hatinya yang masih berusia di bawah lima tahun (balita) di rumah. Sebagai terdakwa, Kinanti dinilai telah melanggar Pasal 372 KUHP.

Pertimbangan putusan hakim yang diketuai Kartijono menyebut hal yang meringankan terdakwa adalah belum pernah dihukum. Dia juga sudah menebus BPKB dan sopan selama persidangan. ’’Waktu berpikir kami selama tujuh hari. Masih ada waktu,’’ lanjut Hafidi.

Dalam dakwaan jaksa disebutkan perbuatan Kinanti bermula saat dia bertandang ke rumah ibu mertuanya, Supami, di Desa Kemantren, Kecamatan Tulangan, pada 24 Mei 2021. Kala itu, dia ingin mencari kartu keluarga (KK) dan buku nikahnya dengan suami M. Yuda Irawanto. Saat terdakwa membuka lemari untuk mencari KK dan buku nikah tersebut, dia menemukan BPKB sepeda motor Honda Vario atas nama ibu mertuanya.

BPKB tersebut dibawa pulang ke rumahnya. Selanjutnya, pada 16 Juni karena Kinanti berdalih memerlukan biaya untuk melahirkan, Nah, BPKB itulah kemudian digadaikan. Dapat uang sebesar Rp 9 juta.

Editor : M. Sholahuddin

Reporter : may/c7/any

Saksikan video menarik berikut ini: