alexametrics

Jalan Panjang Anak Penjual Petis di Sidoarjo Jadi Rektor UINSA

6 Juni 2022, 12:10:47 WIB

JawaPos.com- Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya hari ini (6/6) resmi memiliki nakhoda atau rektor baru periode 2022-2026. Yakni, Prof Akh. Muzakki MAg. Guru besar bidang sosiologi pendidikan itu tidak lain menjabat wakil Sekjen PBNU. Sebelumnya, sekretaris PWNU Jatim.

’’Betul, beliau sudah resmi menjadi rektor UINSA Surabaya,’’ kata Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dihubungi JawaPos.com, Senin (6/6).

Prof Muzakki menggantikan Prof Masdar Hilmy, rektor UINSA sebelumnya. Selain kedua profesor tersebut, dua kandidat lain yang diajukan ke Kementerian Agama (Kemenag) sebagai rektor kampus yang dulu bernama IAIN Sunan Ampel itu adalah Prof Titik Triwulan Tutik dan Prof Zumrotul Mukaffa.

Gelar guru besar diterima Muzakki pada 2015 lalu. Mengutip NU Online, ada sejumlah cerita pilu yang mengiringi perjalanan guru besar termuda di Fakultas Ilmu Sosial Politik tersebut. Dari mulai berkas yang sempat hilang, saran dari banyak kolega bahwa menjadi guru besar adalah takdir dan jangan terburu nafsu, hingga sejumlah godaan lain.

Sekelumit kesulitan tersebut disampaikan Muzakki ketika menyampaikan orasi di auditorium UINSA. “Sulit dan ketatnya aturan menjadi guru besar pasti dirasakan berlipat oleh dosen-dosen yang secara kelembagaan berada di bawah Kementerian Agama atau Kemenag,” kata ayah dua anak kelahiran 1974 ini kala itu.

Secara rinci, suami dari Erna Mawati tersebut menceritakan bahwa untuk meraih gelar profesor para dosen yang berada di Kemendikbud hanya mengalami penilaian jenjang universitas dan Dikti. ‘’Sedangkan bagi yang berasal dari Kemenag harus melewati sekian macam dan tingkatan check point penilaian,” terang peraih gelar Graduate Diploma in Southeast Asian Studies dari Fakultas Asian Studies The Australian National University (ANU) Canberra ini.

Editor : M. Sholahuddin

Saksikan video menarik berikut ini: