alexametrics

Perpanjang Pembatalan Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh hingga 30 Juni

Kereta Relasi Surabaya–Lamongan Aktif Lagi
6 Juni 2020, 19:19:50 WIB

JawaPos.com ‒ PT Kereta Api Indonesia (KAI) memperpanjang masa pembatalan perjalanan kereta api (KA) jarak jauh dan menengah. Masa pembatalan yang selesai akhir Mei diperpanjang hingga 30 Juni. Meski belum semua angkutan beroperasi, KAI tetap menyiapkan protokol anyar untuk menghadapi era new normal.

Pada saat dikonfirmasi, Manajer Humas PT KAI Daops 8 Surabaya Suprapto membenarkan informasi tersebut. Menurut dia, perpanjangan masa pembatalan perjalanan sudah menjadi keputusan instansinya. Salah satu pertimbangannya, masih adanya persebaran Covid-19.

’’Pembatalan perjalanan dilakukan hingga akhir Juni. Namun, kami masih menunggu instruksi selanjutnya,’’ kata Suprapto. Dia menjelaskan bahwa sebagian angkutan yang tidak beroperasi merupakan KA dari Surabaya menuju barat. Misalnya, Jakarta dan Bandung.

Sebelumnya, 41 perjalanan dibatalkan sejak April. Selain meminimalkan persebaran virus, kebijakan itu ditujukan untuk membatasi pemudik. Dasarnya Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idul Fitri Tahun 1441 H dalam rangka pencegahan persebaran corona virus disease 2019 (Covid-19).

Berbeda dengan KA jarak jauh, Suprapto menjelaskan bahwa ada kereta lokal yang dioperasikan kembali awal Juni. Yakni, komuter Surabaya‒Lamongan (Sulam). Ada empat perjalanan Surabaya‒Lamongan pp yang kembali diaktifkan. Pengoperasian itu didasari banyak hal. Salah satunya permintaan masyarakat di Lamongan. KA lokal dioperasikan karena jadi tumpuan sebagian pekerja di sektor formal.

Meski belum sepenuhnya beroperasi, KAI Daops 8 telah menyiapkan protokol menghadapi new normal. Di era tersebut, penumpang tidak hanya diwajibkan memakai masker. Tetapi juga diharuskan memakai pelindung wajah (face shield) selama dalam perjalanan.

’’Nanti setiap tiga jam sekali penumpang dicek suhunya,’’ kata Suprapto. Dia menjelaskan bahwa penumpang yang suhunya di atas 37,3 derajat diminta pindah. Dia akan ditempatkan di ruang isolasi dalam kereta.

Suprapto mengungkapkan bahwa persiapan telah dilakukan di stasiun. Ada banyak papan imbauan yang sudah dipasang. ’’Kami juga mengarahkan calon penumpang untuk memesan tiket secara online. Tujuannya, meminimalkan kontak antara penumpang dan petugas,’’ paparnya. 

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : hen/c15/any



Close Ads