alexametrics

Kualitas SDM ASN Kecamatan dan Kelurahan di Surabaya Dapat Sorotan

6 April 2022, 16:04:41 WIB

JawaPos.com–Kualitas sumber daya manusia aparatur sipil negara (ASN) di tingkat kecamatan dan kelurahan di Kota Surabaya, mendapat sorotan. Kali ini dari kalangan anggota Komisi A Bidang Pemerintahan DPRD Surabaya.

Anggota Komisi A DPRD Surabaya Fatkur Rohman mengatakan, pihaknya mengapresiasi semangat Pemerintah Kota Surabaya dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat yang diwujudkan dalam banyak program. Mulai dari program yang bersinergi dengan instansi lain seperti kemenag dan pengadilan negeri sampai program yang mendorong lurah untuk berkantor di Balai RW setempat secara berkala.

”Pemkot juga berencana menggelontorkan banyak sarana prasarana penunjang kinerja seperti komputer, printer, meja dan kursi per kelurahan. Bahkan juga pengadaan terop/tenda, sound system, computer, dan kursi untuk RW-RW se Surabaya,” terang Fatkur Rohman seperti dilansir dari Antara di Surabaya, Rabu (6/4).

Namun, Fatkur Rohman menyoroti perihal kondisi kualitas SDM ASN terutama di tingkat kecamatan dan kelurahan sebagai konsekuensi diturunkannya banyak urusan ke tingkat kecamatan dan kelurahan. Apalagi, pemkot mendorong munculnya inovasi pemberdayaan masyarakat di tingkat kelurahan sebagai solusi dampak pandemi Covid-19.

Menurut dia, pada saat Musyawarah Rencana Pembangunan Kelurahan (Musrenbangkel) yang melibatkan RW seluruh Surabaya, pemkot menekankan perlunya RW untuk menemukan program inovasi yang berdampak pada peningkatan ekonomi warga. Namun, pada faktanya, tidak menemukan banyak terobosan program inovasi muncul dari dana kelurahan.

”Inilah yang menjadi catatan kami. Dibutuhkan peningkatan kualitas ASN di tingkat kecamatan dan kelurahan sehingga ada peningkatan pola pikir entrepreneurship dan manajemen modern sehingga bisa berwujud munculnya ide-ide kreatif dan inovatif. Ini bisa menjadi perhatian pemkot,” ujar Fatkur Rohman.

Selain itu, Fatkur mengatakan, pemetaan dalam banyak hal di kecamatan dan kelurahan harus dilakukan. ”Kuncinya adalah peningkatan kualitas SDM, ada peningkatan, khususnya untuk bapak/ibu camat dan lurah,” terang Fatkur Rohman.

Pemetaan terkait kelebihan dan kelemahan masing-masing wilayah, lanjut dia, akan memunculkan kebijakan yang diambil bisa tepat sasaran dan proporsional. ”Banyak potensi lokal yang brilian, ini harus ditemukan untuk menjadi inovasi dan berdampak ekonomi. Salah satu kuncinya adalah pemetaan, kemudian disusun yang pas dan program yang tepat. Tentunya ini perlu pendampingan, di sinilah kenapa peningkatan kemampuan adalah keniscayaan,” ucap Fatkur Rohman.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara

Saksikan video menarik berikut ini: