alexametrics

Pilwali Surabaya: Machfud Arifin Tancap Gas Dekati Ibu-Ibu Posyandu

6 Februari 2020, 22:14:59 WIB

JawaPos.com – Meski belum memiliki pendamping, Machfud Arifin (MA) terus bergerak untuk menyosialisasikan diri. Bakal calon wali kota (bacawali) yang diusung oleh lima partai politik (parpol) itu menemui kader posyandu di daerah Kelurahan Lontar dan Sambikerep di Balai RW Manukan Yoso kemarin. Para kader sambat soal honor yang hanya Rp 28 ribu per bulan.

Hal itu diungkapkan Anik Sulistiawati, kader posyandu balita Sambikerep. Dia merasa para kader posyandu kurang diperhatikan. ”Yang kami dapat selama ini ya segitu. Tapi, kami tetap memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurut dia, jumlah yang didapat tidak seberapa, bahkan jauh dari kata cukup. Logikanya, para kader hanya diberi Rp 1.000 per hari jika honor yang diperoleh Rp 28 ribu per bulan. ’’Ini memang pengabdian, tapi itu sangat jauh dari kesejahteraan,” terangnya.

Hal senada diungkapkan Masruroh. Menurut kader posyandu Manukan itu, honor yang didapat tidak mungkin cukup untuk sebulan. Bahkan, honor tersebut bisa habis hanya dalam sehari.

Karena itu, dia berharap kesejahteraan para kader lebih diperhatikan. Memang, status mereka tidak seperti pegawai honorer pemkot yang gajinya setara UMK (upah minimum kota/kabupaten). ”Tapi, mbok ditambah sedikit lah,” katanya.

Di sisi lain, Machfud sempat tidak percaya jika honor para kader posyandu hanya Rp 28 ribu. Menurut dia, nilai tersebut tak sebanding dengan pengabdian mereka di bidang kesehatan. Apalagi, mereka termasuk berada di garis depan untuk angka gizi buruk maupun angka kematian ibu dan bayi (AKI-AKB). ”Kalau saya ditakdirkan jadi wali kota, insya Allah para kader ini akan diperhatikan,” ucapnya.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : adi/c18/ano



Close Ads