Pengiriman Molor, Feeder Batal Beroperasi Tahun Ini

5 Desember 2022, 16:00:47 WIB

JawaPos.com–Dinas Perhubungan (Dishub) menegaskan, 36 unit feeder bakal tetap didatangkan ke Kota Surabaya. Transportasi pengumpan itu akan didatangkan tahun ini.

Kepala Dishub Surabaya Tundjung Iswandaru membantah kabar pembatalan kedatangan 36 unit feeder. Moda transportasi yang rencananya bakal menggantikan fungsi angkot itu tetap dimiliki Kota Surabaya.

”Bukan gagal atau batal. Masih tetap diterima Surabaya,” kata Tundjung Iswandaru, Senin (5/12).

Meski tetap datang, lanjut dia, feeder bakal dioperasikan pada Januari tahun depan. ”Saya pastikan tahun ini semua datang. Tapi baru dioperasikan Januari,” tegas Tundjung.

Tundjung juga mengatakan, pengadaan feeder dengan anggaran 2023 berjalan on the track. Jumlahnya 36 unit.

Dengan perkiraan anggaran Rp 25 miliar, Tundjung memastikan komunikasi dengan pihak penyedia pun sudah berjalan aktif. ”Pengadaan on progress,” terang Tundjung Iswandaru.

Tundjung mengaku belum bisa memastikan tanggal pasti pengiriman puluhan feeder itu. Namun dia memastikan akan dilakukan sesuai schedule.

Selama ini, lanjutnya, pengadaan feeder memang terkesan lambat karena terkendala faktor tingkat komponen dalam negeri (TKDN) sampai 40 persen. ”Akhir bulan ini (Desember) sudah masuk,” ucap Tundjung.

Anggota Komisi C DPRD Surabaya William Wirakusuma menyambut positif kedatangan feeder bulan ini. Dia berharap, operasional bisa segera dimulai Januari 2023.

”Jangan menunggu lama-lama untuk segera operasi. Karena sangat ditunggu warga,” ujar William.

Angkutan feeder disebut William akan menjadi sarana angkutan warga dari rumahnya menuju halte transportasi publik. Baik untuk Suroboyo Bus maupun Trans Semanggi Suroboyo (TSS).

”Operasional feeder bakal memudahkan mobilitas warga dari rumah menuju halte. Warga bisa menuju halte tanpa repot-repot memakai kendaraan pribadi. Karena ada feeder yang menjemput,” terang William Wirakusuma.

Tahun depan, lanjut Politikus PSI itu, Dishub juga menganggarkan pengadaan unit feeder baru. Jumlahnya sekitar 15 unit.

Armada itu juga bakal ditambah dengan pengadaan by the service (BTS). Konsepnya, Dishub menggandeng pihak ketiga untuk mengoperasikan 30 unit feeder. Total anggaran untuk membayar pelayanan per kilometer disiapkan Rp 7 miliar selama lima tahun.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Rafika Rachma Maulidini

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads