alexametrics

Sosialisasi Prokes dan Cegah DBD, Surabaya Terjunkan 26.541 Kader

5 November 2021, 16:50:12 WIB

JawaPos.com- Bukan hanya Covid-19. Bahaya demam berdarah dengue (DBD) juga harus diwaspadai. Apalagi, saat ini sudah mulai memasuki musim hujan. Untuk membendung serangan nyamuk Aedes aegypti itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkot Surabaya telah menyiapkan sejumlah langkah pencegahan.

Jajaran puskemas diminta siaga. Mereka akan dibantu kader-kader kesehatan yang tersebar di seluruh RT/RW. Sejauh ini, tercatat sebanyak 26.541 kader kesehatan bakal diterjunkan. ”Kader kesehatan ikut serta memberantas DBD,” kata Kepala Dinkes Pemkot Surabaya Febria Rachmanita.

Selain itu, dinkes mengajak warga untuk melakukan langkah preventif secara serentak dan rutin. Salah satunya melalui peningkatan kewaspadaan dengan pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Juga tindakan 3M plus. Di antaranya, menutup dan menguras tempat penampungan air minimal dua kali seminggu serta membersihkan semua barang bekas yang bisa jadi tempat kembang biak jentik nyamuk.

Warga juga diminta aktif memasukkan serbuk abate (obat pembasmi jentik) dan ikan pemakan jentik ke bak mandi, gentong, dan tandon penyimpan air. ”Pastikan tidak ada jentik di lingkungan masing-masing,” tegas Feny, sapaan akrab Febria Rachmanita.

Sementara itu, giat PSN terus dilakukan di berbagai wilayah. Salah satunya di Kelurahan Kalijudan. Kader dan puskesmas blusukan ke rumah-rumah warga untuk memastikan tidak ada jentik nyamuk. Pelaksana Sanitasi Puskesmas Kalijudan Piping Minovia menyatakan, kegiatan tersebut memang sudah menjadi agenda rutin.

Saat musim hujan tiba, lanjut dia, intensitasnya ditingkatkan. Sosialisasi dan komunikasi dengan warga semakin digencarkan. ”Kami meminta mereka menjadi agen penyelamat bagi keluarganya. Caranya gampang, tinggal lihat bak mandi dan rutin menguras,” jelasnya.

Editor : M. Sholahuddin

Reporter : mar/gal/c14/aph

Saksikan video menarik berikut ini: