alexametrics

Pemulihan Pariwisata Pascapandemi, Riyadh: Butuh SDM Mumpuni dan Media

5 Juli 2022, 20:21:05 WIB

JawaPos.com- Dosen Administrasi Publik Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) Ahmad Riyadh PhD menyebut, pemulihan sektor pariwisata pascapandemi butuh inovasi dan SDM mumpuni. Di antaranya, sejalan seiring dengan media massa. Segenap stakeholder pariwisata harus menjalin sinergisitas dengan media. Jika tidak, harapan bangkit sulit tercapai.

’’Mesti promosi dengan media sesuai fungsinya. Misalnya dengan membentuk fellowship wartawan wisata. Lalu, secara terus-menerus menyampaikan kampanye pariwisata sesuai klasifikasinya,” kata Riyadh, di acara International Fellowship Program, yang digelar Prodi Administrasi Publik dan Bisnis Digital, Fakultas Bisnis, Hukum, dan Ilmu Sosial Umsida, Selasa (5/7).

Menurut Riyadh, media dan pariwisata adalah model baru dan menjadi kunci penting. Hal itu sebagai jaminan kualitas akan keindahan dan keunggulan objek-objek wisata bersangkutan. ’’Pascapandemi Covid-19, pemulihan sektor pariwisata diperlukan SDM yang tangguh dan mumpuni. Bagaimana menjalin kolaborasi dengan media secara profesional dan proporsional,” tandasnya.

Selain Riyadh, hadir pula dalam acara tersebut Rektor Umsida Dr Hidayatulloh MSi, Wisnu P. Setiyono PhD (dekan Fakultas Bisnis, Hukum, dan Ilmu Sosial Umsida), Prof Dr Anurat Anantanatorn PhD dari Burapha University Thailand (BUU), dan Kenneth Lee Tze Wui MComm dari Universiti Tunku Abdul Rahman (UTAR).

Dalam kesempatan itu, Anurat juga berbagai cerita tentang bagaimana kebijakan Thailand mempromosikan pariwisata pascapandemi. Yakni, memulai ulang model kampanye, melakukan penyesuaian bisnis pariwisata, mempromosikan pariwisata domestik dan Internasional, serta memudahkan wisatawan untuk datang ke Thailand.

Anurat mengungkapkan, Thailand adalah negara kedua yang menghadapi virus Covid-19 dari turis Wuhan pada Februari 2020. Lalu, pemerintah menggunakan kebijakan yang kuat untuk melaksanakan lock down. Setelah pertengahan 2022 warga mendapatkan vaksin, pandemi melambat. Pemerintah pun melonggarkan langkah-langkah. ’’Kini, negara terbuka untuk menyambut wisatawan internasional,” katanya.

Editor : M. Sholahuddin

Saksikan video menarik berikut ini: