alexametrics

Keberatan Kenaikan IPL, Penghuni Apartemen Mengadu ke Wawali Surabaya

5 Juli 2022, 20:49:42 WIB

JawaPos.com- Puluhan penghuni Apartemen Puncak CBD di wilayah Jajar Tunggal, Kecamatan Wiyung, mengadu ke Wakil Wali Kota (Wawali) Surabaya Armuji. Mereka mengeluhkan kenaikan iuran pengelolaan lingkungan (IPL) oleh pihak pengelola apartemen.

Wawali pun responsif. Selasa (4/7) siang, mantan anggota DPRD Jatim itupun menindaklanjuti keluhan warga penghuni apartemen tersebut. Turut mendampingi, Dinas Perumahan, Perkumiman, Cipta Karya, dan Tata Ruang, kecamatan Wiyung, dan Kelurahan Jajar Tunggal.

’’Saya mendorong agar semua bisa menahan diri. Tidak mengedepankan ego masing-masing. Saya berikan waktu agar pihak pengelola hari ini bisa rapat internal dan menyelesaikan permasalahan dengan penghuni apartemen secara humanis,’’ katanya.

Sebelumnya, pihak kecamatan dan kelurahan telah melakukan fasilitasi dan mediasi dua belah pihak. Antara penghuni dan pengelola aparemen. Harapannya, ada titik temu tentang IPL tersebut. Namun, ternyata masih gagal tercapai kesepakatan. Kabarnya,  pihak pengelola apartemen tidak pernah mau hadir saat mendapat surat undangan.

Informasi yang dihimpun, apartemen tersebut dihuni sekitar 600 orang. Total 1.700 unit. Karena persoalan IPL itu, ada listrik serta air penghuni yang  dimatikan pengelola. Jumlahnya sekitar 80 unit. Dulu, nominal IPL sebesar Rp 1.568.000 per 6 bulan. Belakangan pungutan IPL menjadi bulanan. Yakni, Rp 312.000 setiap bulan

’’Apabila saling lapor juga tidak baik. Soal listrik dan air yang disegel atau dimatikan, akan dilakukan mediasi sesuai peraturan yang berlaku,’’ ujar Cak Ji, panggilan akrabnya.

Editor : M. Sholahuddin

Saksikan video menarik berikut ini: