alexametrics

Jokowi Prediksi Ada Lonjakan Juli, Ini Update Situasi di Surabaya Raya

5 Juli 2022, 06:17:47 WIB

JawaPos.com- Presiden Joko Widodo kembali mengingatkan potensi kenaikan kasus Covid-19. Bahkan dalam rapat terbatas kemarin (4/7), dia memprediksi kemungkinan mulai ada lonjakan pada pekan kedua atau ketiga Juli. Ini seiring dengan berkembangnya subvarian Omicron BA.4 dan BA.5.

Karena itu, pemerintah kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Mulai 5 Juli hingga 1 Agustus nanti. Pemerintah pun mengimbau agar masyarakat menuntaskan vaksin ketiga atau booster. Bahkan, booster akan menjadi syarat perjalanan.

Lantas, bagaimana update situasi Covid-19 di wilayah Surabaya Raya saat ini? Dalam sebulan terakhir, kasus aktif di Surabaya Raya memang fluktuatif. Naik turun. Tambahan kasus positif baru setiap hari selalu ada. Namun, tambahan kasus baru itu juga diiringi tambahan sembuh.

Di Kota Surabaya, misalnya. Data per 4 Juli 2022, jumlah kasus positif Covid-19 baru ada sebanyak 58 orang. Jumlah sembuh 63 orang. Total kasus aktif 90 orang. Angka ini turun dibanding sehari sebelumnya yang mencapai 93 orang. Dengan jumlah itu, Surabaya masih menjadi yang tertinggi di Jatim.

Pada Mei 2022, kasus aktif di Kota Surabaya berada di kisaran 30-40 orang. Artinya, dibandingkan dengan Juli ini, ada kenaikan lebih dari 100 persen. Namun, angka itu masih sangat jauh lebih rendah dibandingkan ketika terjadi lonjakan gelombang Delta maupun Omicron.

Adapun capaian vaksinasi di Surabaya, untuk dosis I dan II relatif sudah tuntas. Berdasarkan data dashboard Kementerian Kesehatan (Kemenkes) per 4 Juli, vaksinasi di kota yang dipimpin Wali Kota Eri Cahyadi-Wawali Armuji ini untuk dosis II sudah menyasar 2,6 juta orang atau 116,9 persen. Untuk dosis lanjutan atau booster baru sebanyak 955.719 orang (43,09 persen).

Editor : M. Sholahuddin

Saksikan video menarik berikut ini: