alexametrics

Bergerak Bersama Jaga Kualitas Lingkungan Hidup di Gresik

5 Juli 2022, 10:29:26 WIB

JawaPos.com- Indeks kualitas udara (IKU) di Gresik, sejauh ini masih belum baik-baik saja. Bahkan, pada 2019 lalu, pernah terburuk se-Jatim. Salah satu penyebabnya adalah tingginya aktivitas industri. Terutama di wilayah perkotaan. Demikian juga pencemaran sungai.

Karena itu, perlu terus menerus untuk melakukan gerakan bersama. Mengurangi dan memperbaiki kualitas lingkungan di Gresik. Sebab, efek paparan kualitas udara dan lingkungan yang buruk itu tentu sangat membahayakan kesehatan. Baik jangka pendek maupun panjang. Salah satunya penurunan fungsi paru-paru. Kalangan yang rentan adalah balita dan warga lansia.

Rasanya, masih belum banyak yang tergerak. Nah, di antara yang sedikit adalah kader Karang Taruna (Kartar) Meduran, Gresik. Bersama sejumlah stakeholder, mereka aktif melakukan sejumlah kegiatan kepedulian terhadap lingkungan. Melalui program bertajuk Envifofest 2022, sejumlah anak muda itu menanam 1.000 pohon, membersihkan sungai, seminar lingkungan, hingga lomba fotografi.

Menurut Muhammad Zanuar, ketua Kartar Meduran, kegiatan Envifofest 2022 ini melibatkan seluruh anggota Kartar. Selain itu, pihaknya mendapat support dari sejumlah perusahaan, masyarakat hingga pemerintah. ’’Rangkaian kegiatan ini sekaligus mengedukasi masyarakat terutama generasi muda untuk lebih peduli terhadap lingkungannya,’’ katanya.

Aksi itu juga bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup, Hari Bumi, dan Hari Pohon. Dia menegaskan, penekanan Envifovest  memang untuk edukasi. Baik edukasi ke perusahaan, elemen masyarakat maupun kalangan anak muda. Sebab, di Gresik ini sudah banyak sekali industri. Bahkan, kemungkinan nanti juga akan terus bertambak. ’’Karena itu, lingkungan harus tetap dijaga. Kualitas udara harus membaik,” ucap Zanuar.

Salah satu di antara upaya mengurangi polutan adalah penghijuan. Menambah ruang terbuka hijai. Karena itu, pihaknya akan terus mengkampanyekan penanaman pohon. Kemarin, sudah menanam 1.000 pohon dengan berbagai jenis di sekitar Meduran. Salah satunya tanaman lidah buaya yang memiliki daya serap tinggi terhadap polutan di udara.

Editor : M. Sholahuddin

Reporter : Galih Wicaksono

Saksikan video menarik berikut ini: