alexametrics

New Normal: Pelatihan Pembelajaran Daring bagi Para Dosen

5 Juli 2020, 06:06:01 WIB

JawaPos.com – Universitas Ciputra (UC) tidak ingin proses belajar-mengajar secara online atau daring (dalam jaringan) berlangsung tidak optimal. Karena itu, kampus menyediakan fasilitas khusus pelatihan pembelajaran daring bagi seluruh dosen.

Rektor UC Yohannes Somawiharja mengatakan bahwa pelatihan pedagogi online berlangsung sejak Maret.

Tujuannya memaksimalkan pembelajaran secara daring dan menciptakan materi perkuliahan yang kreatif dan estetis. ’’Jadi, di masa pandemi yang banyak orang work from home (WFH, Red), dosen UC justru disibukkan pelatihan ini,” katanya kepada Jawa Pos pada Sabtu (27/6).

Menurut kolektor kain batik itu, pembelajaran secara online tidak sekadar memindahkan materi. Yang biasa diajarkan dengan sistem offline lalu dijadikan online. Belum lagi, lanjut Yohannes, tidak semua dosen mampu mengajar melalui daring.

Konten materi dan bagaimana membangun ikatan emosional antara dosen dan mahasiswa menjadi hal yang perlu diperhatikan. Yohannes mengatakan, materi yang disampaikan dosen harus menarik. Dengan demikian, mahasiswa tak bosan mengikuti pembelajaran secara daring. ”Masalah emosional juga, mungkin ada dosen yang senang bertatap muka karena ikatan emosional lebih terbangun,” tambahnya.

Pembelajaran secara daring diterapkan untuk 12 program studi. Termasuk prodi kedokteran. Yohannes menuturkan, materi pembelajaran yang ada praktik dimundurkan. ’’Diprioritaskan materi pembelajaran yang teori dulu lewat daring. Kalau nanti pandemi agak mereda, baru materi praktik bisa dilakukan,” jelasnya.

Kebijakan terkait finansial juga mendapatkan atensi dari Yohannes di masa tatanan baru (new normal). Kampus memindahkan alokasi dana ulititas yang tak termanfaatkan untuk memperbanyak beasiswa dan tunjangan. Kategori beasiswa tambahan juga dibuat. Salah satunya beasiswa khusus untuk putra-putri para pejuang kesehatan.

Sementara itu, Kepala Humas dan Biro Administrasi Kemahasiswaan Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) mengatakan bahwa sejak 10 Juni lalu, seluruh karyawan telah aktif di kampus. Tidak lagi WFH. ’’Dengan pertimbangan, tempat kerja di kampus sudah pas untuk jaga jarak juga (social distancing, Red),” terangnya kemarin.

Pada masa tatanan baru ini, Andi menyebutkan, fasilitas cuci tangan diperbanyak. Tempat cuci tangan diletakkan di depan unit-unit kerja. Hal itu akan mempermudah siapa pun untuk cuci tangan. ”UWKS memiliki 325 karyawan dan 5.000 mahasiswa aktif,” tambahnya.

Sama seperti UC, UWKS juga menerapkan pembelajaran secara daring. Pada 10 Juli mendatang, Andi menyatakan akan melakukan evaluasi terkait pembelajaran secara daring. Dia menambahkan, apakah mahasiswa akan aktif kembali belajar di kampus atau tidak. Menurut dia, kampus bakal mempertimbangkan kondisi pandemi.

NEW NORMAL DI UNIVERSITAS SWASTA

UC

  • Pelatihan pembelajaran daring untuk para dosen supaya lebih maksimal saat mengajar.
  • Materi kuliah yang memuat teori didahulukan.
  • Materi kuliah yang memuat praktik ditunda dulu hingga pandemi berakhir.
  • Karyawan berusia lebih dari 55 tahun diminta WFH.

UWKS

  • Memperbanyak fasilitas cuci tangan dan hand sanitizer.
  • Mengoptimalkan sirkulasi udara di ruangan.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : sam/c6/git



Close Ads