alexametrics

Dampak Covid-19, Jalan Rungkut Menanggal Surabaya Ditutup

5 Juni 2020, 10:21:49 WIB

JawaPos.com–Jalan Rungkut Menanggal Kota Surabaya, Jawa Timur, ditutup sementara sebagai upaya menekan persebaran virus korona jenis baru atau Covid-19 di kawasan tersebut. Penutupan Jalan Rungkut Menanggal tersebut merupakan hasil koordinasi Pemerintah Kota Surabaya bersama Polrestabes Surabaya dan Polresta Sidoarjo.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya Irvan Wahyudrajad seperti dilansir dari Antara di Surabaya mengatakan, hasil koordinasi dengan Polrestabes Surabaya dan Polresta Sidoarjo disepakati pada Kamis (4/6) malam dilakukan uji coba penutupan jalan. Pihaknya berharap warga sudah tersosialisasi bahwa ada penutupan di Jalan Rungkut Menanggal, baik dari arah keluar masuk Surabaya maupun Sidoarjo.

”Untuk memaksimalkan upaya ini, kami telah menyiapkan rambu penunjuk jalan water barrier atau barikade untuk pengalihan arus lalu lintas,” ujar Irvan pada Jumat (5/6).

Pengalihan lalu lintas dari arah Surabaya menuju Sidoarjo diputarbalikkan di depan Giant dan dikembalikan lagi ke arah Jalan Soekarno menuju ke arah Sidoarjo. Arus lalin dari Jalan Wadung Asri (Sidoarjo) yang menuju Jalan Raya Rungkut Menanggal dialihkan ke Jalan Taman Sari – Jalan. Soekarno. Sementara itu, arus lalin dari dari Jalan Rungkut Industri yang menuju Jalan Raya Rungkut Menanggal dialihkan ke kiri Jalan Rungkut Kidul atau ke Jalan Zamhuri.

Irvan menjelaskan, penutupan jalan itu dilakukan karena kawasan tersebut menjadi kasus tertinggi penyebaran Covid-19. Apalagi, wilayah tersebut juga dikenal daerah padat penduduk. Pihaknya berharap penutupan jalan tersebut dapat menekan maupun memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah itu.

”Rencananya, penutupan ini diberlakukan sampai berakhirnya penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) pada 8 Juni, sembari menunggu perkembangan lebih lanjut. Kita sepakat dengan Sidoarjo membatasi pergerakan di sana. Jadi pintu masuknya ke Surabaya nanti semua melalui MERR Gunung Anyar,” terang Irvan.

Irvan berharap selama penutupan diberlakukan pengendara tidak melewati jalan tersebut. Akan tetapi, khusus bagi warga yang tinggal di sekitar lokasi tetap diperbolehkan untuk melintas.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Surabaya Eddy Christijanto menyampaikan, berdasar data Pemkot Surabaya, sekitar 33,81 persen warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 ada di wilayah Surabaya Timur. Mulai Gunung Anyar, Rungkut, Sukolilo, Tenggilis Mejoyo, dan sekitarnya. ”Dari data itu kita perlu melakukan pembatasan. Artinya pembatasan pintu masuk dan pintu keluar dari Surabaya. Sehingga di beberapa pintu masuk perlu dilakukan border,” kata Eddy.

Saksikan video menarik berikut ini:

 

 

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara



Close Ads