alexametrics

Pemkot Laporkan Pelaku Vaksin Booster Berbayar ke Polrestabes Surabaya

5 Januari 2022, 17:51:07 WIB

JawaPos.com–Dinas Kesehatan Surabaya melaporkan pelaku dan oknum yang menyediakan vaksin booster berbayar dan ilegal. Pelaporan itu dilakukan usai terdapat salah seorang warga yang mengaku mendapatkan vaksin booster berjenis Sinovac dengan membayar Rp 250.000.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya Nanik Sukesi mengatakan, Pemerintah Kota Surabaya telah melaporkan pelaku vaksin booster ke Polrestabes Surabaya.

”Terkait kasus tersebut, Dinas Kesehatan Kota Surabaya telah melaporkan ke Polrestabes Surabaya dan saat ini ditangani Kasatreskrim Polrestabes,” tutur Nanik pada Rabu (5/1).

Nanik menjelaskan, pihaknya menunggu hasil penelusuran Polrestabes. Sebab saat ini penyidikan telah dilakukan.

”Kasus tersebut menunggu hasil penelusuran dan penyidikan Polrestabes Surabaya,” lanjut Nanik.

Dia menjelaskan, vaksin booster untuk warga saat ini belum dilakukan. Pemkot Surabaya masih menunggu surat edaran (SE) dan juknis atau petunjuk teknis.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Rafika Rachma Maulidini

Saksikan video menarik berikut ini: