alexametrics

Per Suara Dihargai Rp 6.000, PDIP Surabaya Dapat Rp 2,51 Miliar

4 November 2021, 11:31:24 WIB

JawaPos.com- Partai politik (parpol) pemilik kursi di DPRD Kota Surabaya akhirnya bisa bernapas lega. Sebab, mayoritas mereka sudah mendapat kucuran dana bantuan politik (banpol) dari APBD. Total alokasi banpol tahun ini mencapai Rp 8,1 miliar.

Plt Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Pemkot Surabaya Irvan Widyanto mengatakan, banpol adalah hak setiap parpol. Ketentuan sudah diatur di dalam undang-undang. Teknis pelaksanaannya mengacu pada Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 40 Tahun 2020 tentang Pedoman Tata Cara Pemberian dan Pertanggungjawaban Bantuan Keuangan Parpol.

Di dalam perwali, pemkot sudah mengatur besaran banpol serta parpol yang bisa menerima dana tersebut. Besarannya dihitung Rp 6.000 per suara. Total suara parpol dalam Pemilu 2019 di Kota Surabaya sebanyak 1.362.975 suara.

Sesuai ketentuan, tidak seluruh parpol menerima banpol. Hanya yang mendapatkan kursi di dewan. Total ada 10 parpol. ”Banpol sudah dicairkan,” kata Irvan, Rabu (3/11).

Dari 10 parpol itu, mayoritas sudah mengajukan pencairan. Bahkan sejak Juni lalu. Tersisa Partai Nasdem yang belum mendapatkan banpol. Menurut Irvan, Partai Nasdem sudah mengajukan berkas pada awal Oktober lalu. ”Saat ini masih menunggu SK Pak Wali Kota,” papar Irvan.

Karena alokasi dana berdasar perolehan suara, anggaran paling jumbo didapat DPC PDI Perjuangan. Nilainya sebesar Rp 2,51 miliar. Dalam Pemilu 2019, PDIP menjadi pemenang di Surabaya. PDIP meraup 418.873 suara dengan 15 kursi di parlemen.

Editor : M. Sholahuddin

Reporter : mar/c7/aph

Saksikan video menarik berikut ini: